Peristiwa - Daerah
Pangan, Keamanan, dan Kelancaran Arus Mudik jadi Fokus Pemkab Bondowoso
19-06-2017 - 18:02 | Views: 3.97k
Penyematan Pita tanda dimulainya Operasi Ramdniya 2017 oleh Bupati Bondowoso H. Amin Said Husni (Foto: Angga/TIMES Indonesia).
Penyematan Pita tanda dimulainya Operasi Ramdniya 2017 oleh Bupati Bondowoso H. Amin Said Husni (Foto: Angga/TIMES Indonesia).

TIMESINDONESIA, JAKARTA – Operasi Ramadniya 2017 menekankan tiga hal yang harus ditangani bersama oleh masing-masing daerah, yakni kestabilan harga pangan, menjaga kamtibmas dan menjaga kelancaran arus mudik.

Hal ini disampaikan Bupati Bondowoso H. Amin Said Husni saat membacakan amanat dari Kapolri Jendral Polisi Tito Karnavian, saat apel pasukan operasi Ramadniya 2017 di Pendopo Bondowoso, Jawa Timur, Senin (19/6/2017).

"Dalam menjalankan stabilisasi pangan sudah dibentuk satgas pangan untuk mengatasi hal tersebut, kemudian kamtibmas harus ditekan dan perlu sambang ketempat-tempat yang rawan kriminalitas seperti tempat wisata, ATM, dan sebagainya. Serta yang terakhir yaitu kelancaran saat mudik lebaran dan menekan angka kecelakaan, maka terus mensosialisasikan melalui banner dan pembentukan pos pengamanan," ujar Amin, usai pelaksanaan gelar pasukan operasi Ramadniya 2017.

Amin menambahkan, untuk menjaga tiga hal tersebut, diperlukan sinergi seluruh kekuatan masyarakat mulai dari Pemerintah Kabupaten, TNI, Polri, tokoh agama dan tokoh masyarakat.

Sebagai tanda dimulainya Operasi Ramadniya 2017 ini, Amin menyematkan pita di lengan perwakilan secara simbolis. 

Operasi Operasi Ramadniya 2017 ini didukung oleh 465 orang personel dari Polri, TNI, Dishub, dan Satpol PP dan akan berlangsung selama 16 hari.(*)

Pewarta
: Angga Juli Setiawan
Editor
: Wahyu Nurdiyanto
Publisher
: Sholihin Nur