TIMES Indonesia
Building - Inspiring - Positive Thinking
Ekonomi

DPR: Pengembangan Kopi Bondowoso Perlu Berpedoman pada 3 Hal

03/06/2017 - 21:35 | Views: 32.75k
Bupati Bondowoso H. Amin Said Husni bersama Sekertaris Daerah Hidayat memberikan cinderamata kepada Nihayatul Wafiroh anggota DPR RI dan Mennaker Muhammad Hanif Dhakiri di Pendopo (Foto: Angga/TIMES Indonesia)

TIMESINDONESIA, JAKARTA – Pengembangan potensi kopi Bondowoso melalui packaging, selling dan marketing, akan berimplikasi pada peningkatan produksi dan peluang usaha.

Hal ini disampaikan oleh Anggota DPR RI Komisi IX Nihayatul Wafiroh saat menghandiri pengukuhan Pengurus IKA PMII Bondowoso.

Menurut, Nihayatul, Kopi Bondowoso semakin berkembang dan telah menarik minat pasar lokal maupun Intenasional, hal ini membuka pangsa pasar dan serapan tenaga kerja di Kabupaten Bondowoso.

Untuk mendukung potensi kopi Bondowoso itu, diperlukan langkah-langkah strategis agar kopi Bondowoso tidak tergeser oleh kopi lain. Tiga langkah kunci itu, meliputi packaging, selling dan marketing. 

Nihayatul menjelaskan, saat ini yang perlu ditata adalah bagaimana kopi Bondowoso dikemas sedemikian menarik, agar para pembeli dan pelaku usaha mau membeli kopi Bondowoso.

"Salah satu yang menjadi kunci adalah packaging, dimana mengemas kopi ini menjadi daya tarik yang menarik minat. Saya yakin kalau packaging ini dilakukan dengan baik maka minat pada kopi Bondowoso akan tinggi dan serapan tenaga kerja akan tinggi," ujarnya saat ditemui di Pendopo Kabupaten Bondowoso, Sabtu, (3/6/2017).

Selain itu juga, kopi Bondowoso harus menunjukan identitas atau ciri khas yang akan dibranding sehingga ini akan dicari oleh penikmat kopi ataupun pelaku usaha lainnya.

"Tunjukan ciri khas kopi Bondowoso pasti pembeli akan datang, dan akan meningkatkan selling serta membenahi marketingnya. Maka dengan itu saya yakin potensi kopi Bondowoso akan meningkat drastis," imbuhnya.

Menurut Anggota DPR RI dari Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Selain packaging, selling dan marketing, kopi Bondowoso juga bisa dijadikan salah satu areal penelitian baik dari Dikti atau kementerian desa.

Dalam acara tersebut juga, Nihayatul Wafiroh juga mencicipi kopi Bondowoso dan mendapatkan cinderamata dari Bupati Bondowoso H. Amin Said Husni berupa Buku Bondowoso Republik Kopi.(*)
 

Jurnalis: Angga Juli Setiawan
Editor : Wahyu Nurdiyanto
Publisher : Ahmad Sukma
Sumber :
Copyright © 2017 TIMES Indonesia
Loading...
Top

search Search