TIMES Indonesia
Building - Inspiring - Positive Thinking
Gawainesia

Game Itu seperti Pisau Bermata Dua

20/07/2016 - 12:57 | Views: 79.52k

TIMESINDONESIA, JAKARTAGAME bisa membuat seseorang jadi terlalu fokus pada gawainya, sehingga bisa membuat orang acuh dengan sekelilingnya yang berakibat terjatuh, terluka, terserempet, atau hal buruk lainnya.

Tentu saja dengan bermain "Pokemon Go" dapat membuat seorang tersesat, bagaimana tidak? Ketika bermain hanya melihat gawai saja tanpa memperhatikan kemana kaki melangkah, tentu ini membuat orang tersesat.

Coba kita renungkan apa hanya untuk kesenangan saja kita ngegame (apa hasilnya?). Sekali lagi, hanya managemen waktu saja untuk bisa kendalikan waktu yang tepat dan tempat yang tepat.

Kalimat seperti ini, memang sudah sangat sering kita dengar. Tapi, seringkali hal ini bertabrakan dengan hal-hal yang dianggap sebagai manfaat dari penggunaan gawai.

Yang harus Anda lakukan adalah menetapkan prioritas mengenai penggunaan gawai. Bukan hanya dapat menghindari waktu yang terbuang percuma. Anda dapat menggunakannya sesuai dengan kebutuhan dan yang dapat membawa manfaat untuk kehidupan dan berguna untuk orang lain.

Melarang tidak boleh main game terutama "Pokemon Go", apa ini solusi yang baik? Itu cara klasik, karena tidak pernah ada arahan bagaimana sebaiknya.

Teknologi "Pokemon Go" hanya menggabungkan pemetaan GPS dengan AR (Augmented Reality). Basis petanya justru sudah ada sebelumnya, mereka menggunakan google map lalu meramunya dengan apik.

Gawai Nusantara dari TIMESIndonesia, punya saran, berkreasilah dengan hanya menggunakan gawai untuk bikin lagu, film pendek, foto-foto yang bagus dengan di edit dengan gawai dan karya karya inovasi, bikin tutorial dan lain-lain bisa dibuat hanya dengan gawai.

Seperti Stop Motion, di aplikasi Android dan iOS juga tersedia. Anjuran untuk berkreasi harusnya diperlukan tanpa merusak kesenangan dari anak-anak.

Setiap insan di dunia ini, cenderung ada ke inginan untuk bermain. Contoh sederhana kita bisa memanfaatkan mainan atau boneka bisa digerakkan dan dibuat cerita hanya dengan menggunakan aplikasi Stop Motion dan tergantung kreativitas masing-masing orang.

Atau aplikasi yang lainnya, seperti meretouch foto, cinemagraph, animasi semua bisa diulik untuk hasil yang fantastik.

Kreativitas dengan menggunakan gawai disini diperlukan pemikiran ide segar dan ada kekinian. Atau bisa menggabungkan antara kuno, kini, nanti.

Mengeksplorer kekayaan budaya Indonesia dari sejarahnya dan memvisualisasikan dengan sentuhan musik yang dibuat sendiri. Banyak sekali kalau mau menguliknya, dari pada buang waktu hanya untuk main game. (*)

*Oleh Mr D. Penulis adalah Pengasuh Gawainesia di TIMESIndonesia

Jurnalis: Ferry Agusta Satrio
Editor : Yatimul Ainun
Publisher : Rochmat Shobirin
Sumber :
Copyright © 2016 TIMES Indonesia
Loading...
Top

search Search