TIMES Indonesia
Building - Inspiring - Positive Thinking
Gawainesia

Pahlawan Tanpa Tanda Jasa Bermusik Digital

09/02/2017 - 21:30 | Views: 27.44k
Penampilan Mr D saat Workshop Jurnalistik Melek Digital bersama ratusan kepala sekolah SD dan SMP se-kabupaten Pasuruan. (Foto: Senda H/TIMES Indonesia)

TIMESINDONESIA, JAKARTA – Ratusan kepala sekolah SD dan SMP se-kabupaten Pasuruan terkesima sejenak ketika Dedi Harnanto, sang gitaris maju ke tengah-tengah peserta Workshop Jurnalistik Melek Digital. Sebagian dari mereka cukup heran dengan tampilan gitar yang berbeda dari gitar biasa. Memang gitar Mr D, demikian Dedi mendapat julukan, terbuat dari bahan baku baja yang biasa dipakai bahan baku pesawat terbang. Gitar yang ringan itu dilengkapi kotak tempat hanphone android.

Dari seluler android itulah suara musik pendukung muncul menemani denting gitar. Sehingga suara yang dihasilkan menjadi megah laksana grup band,  sensasi musik jazz atau bahkan orkestra.                      

Seperti yang Mr D tampilkan kemaren, di antara peserta ia memetik nada lagu. Perlahan tapi pasti kemudian, para guru setengah berteriak menebak isi lagu. Kemudian segera larut bernyanyi. "Terpujilah engkau wahai ibu bapak guru. Namamu akan selalu hidup, dalam sanubariku. Sebagai prasasti terima kasihku tuk pengabdianmu"

Begitu lirik lagu mengalun. Serempak suara menyanyi para guru menyeruak suasana sebelum pelatihan inti dimulai.

"wah, menarik sekali ternyata, saya tak menduga semarak seperti ini", ujar salah satu peserta. Seperti ia jelaska, ia mengira workshop jurnalistik itu hanya serius mencatat dan mendengar narasumber.

Tetapi ternyata sangat beda. Acara kali ini sangat fun, cerdas, dan memberi nuansa lain. Sekaligus mengajarkan materi jurnalistik yang modern. (*)

Jurnalis: Bayhaqi Kadmi
Editor : Deasy Mayasari
Publisher : Rochmat Shobirin
Sumber :
Copyright © 2017 TIMES Indonesia
Loading...
Top

search Search