Peristiwa - Daerah
Tiket Mudik Kapal Laut Gratis Banyuwangi Habis 3 Hari Lalu
19-06-2017 - 22:23 | Views: 6.31k
Pemudik di Pelabuhan Tanjungwangi yang akan naik perahu. (Foto: Humas Pemkab Banyuwangi for TIMES Indonesia)
Pemudik di Pelabuhan Tanjungwangi yang akan naik perahu. (Foto: Humas Pemkab Banyuwangi for TIMES Indonesia)

TIMESINDONESIA, JAKARTA – Program mudik gratis 2017 dengan kapal laut dengan rute Banyuwangi – Pulau Sapeken Madura oleh Pemprov Jawa Timur bekerjasama dengan Pemkab Banyuwangi mulai digelar.

Ratusan pemudik dari berbagai daerah termasuk Tuban dan Bali menyerbu Pelabuhan Tanjungwangi titik keberangkatan agar dapat sampai ke kampung halaman sebelum Hari Raya Idul Fitri.

Sayangnya tidak semua calon penumpang memiliki tiket yang ternyata sudah habis terjual 3 hari lalu yang pembeliannya dilayani Dinas Provinsi Jawa Timur sejak satu minggu lalu secara manual. Calon penumpang yang tidak mengetahuinya, dan terlanjur menunggu di pelabuhan selama 4 sampai 5 hari, kemudian sempat mengajukan protes pada otoritas pelabuhan.

Kepala Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Tanjung Wangi, Ugan Sugiana mengatakan mudik gratis ini menggunakan KMP Prima Nusantara 01 ini dengan kapasitas angkut 150 penumpang.

“Angka ini sudah maksimal, karena kami memikirkan kenyamanan bagi para pemudik supaya tidak berjubel di kapal,” ujar Ugan, Senin (19/6/2017).

Agenda mudik gratis kapal laut ini dibagi dalam 7 trip, Banyuwangi – Sapeken PP. Trip pertama ini digelar tanggal 19 Juni 2017, dan selanjutnya tanggal 21, 23, 27, 29 Juni dan 1, 3 Juli 2017 besok. Banyuwangi – Sapeken yang berjarak 120 mil ini ditempuh dengan waktu 12 – 14 jam dengan kapal laut.

“Bagi pemudik yang datang terlambat dan tidak mendapatkan tiket, kami tidak bisa memberikan solusi lain. Jalan satu-satunya mereka harus menunggu kapal laut komersial yang biasa mengangkut ke Sapeken, yakni KMP Sabuk Nusantara 56,” katanya.

Untuk KMP Sabuk Nusantara 56 sendiri, imbuhnya, akan berangkat tanggal 23 Juni 2017 besok .

“Mereka bisa mudik dengan menggunakan kapal laut ini. Kapasitanya kapal ini 248 penumpang. Untuk tiketnya akan dibuka saat kapal datang. Sehingga bisa membeli dan mengantre langsung,” ujarnya.(*)

Pewarta
: Ahmad Su'udi
Editor
: Wahyu Nurdiyanto
Publisher
: Ahmad Sukma