Ketahanan Informasi
PBBT Latih Softskill Mahasiswa UWG
12-08-2017 - 22:45 | Views: 4.95k
Program Belajar Bekerja Terpadu (PBBT) tahun 2017. (Foto: AJP TIMES Indonesia)
Program Belajar Bekerja Terpadu (PBBT) tahun 2017. (Foto: AJP TIMES Indonesia)

TIMESINDONESIA, MALANG – Pusat Pengembangan Karir (P2k)  dan rektor Universitas Widyagama Malang melepas mahasiswa peserta Program Belajar Bekerja Terpadu (PBBT) tahun 2017.

Pelepasan digelar di ruang P2K Kampus II UWG, Sabtu (12/8/2017).

Rektor UWG Prof. Dr. Ir. H. Iwan Nugroho, MS. memberikan apresiasi dan semangat kepada peserta PBBT. Ia juga berpesan agar mahasiswa bisa membawa nama baik kampus, menjaga hubungan baik dengan UKM. Jika ada kegiatan kampus seperti kuliah atau bimbingan skripsi bisa meminta ijin kepada bapak/ibu dosen pengampu mata kuliah. 

"Namanya belajar tentu ada proses enak gak enak, jadi harus dijalani dengan penuh semangat, karena program ini melatih softskill mahasiswa," ucapnya

Rektor mewakili pihak kampus mengaku bangga atas keberhasilan program-program yang dilakukan oleh unit P2K yang diketuai oleh Dra. Wiwin Purnomowati, MS. Sehingga setiap tahun selalu mendapat dana hibah dari Kemenristek Dikti yang pro mahasiswa dalam kegiatan pengembangan kewirausahaan.

Pelepasan-Mahasiswal5FPc.jpg

Sementara itu Wiwin menyampaikan bahwa kegiatan PBBT ini akan dilangsungkan selama 3 bulan kedepan yakni mulai 14 Agustus hingga 14 Nopember 2017. 

Adapun lokasi tempat mahasiswa bekerja adalah di UTERO Advertising, Marwah Print, Yan Keramik, Toga Medica, Bimbel Plus ILHAMI, Rodeo Fresh, dan Wijaya Net. Tujuan dari program PBBT ini adalah memberikan bekal (membekali) mahasiswa dalam dunia usaha dan dunia kerja secara lebih dini dan menumbuhkan jiwa wirausaha baru. 

Universitas Widyagama Malang pada tahun ke-4 ini mendapatkan hibah PBBT, dimana tahun ini hanya 40 perguruan tinggi yang mendapatkan dana hibah PBBT termasuk UWG. 

"Jadi kita patut berbangga karena UWG termasuk salah satu perguruan tinggi dan mendapatkan perhatian, hal ini tentu karena prestasi dari program-program sebelumnya yang telah diterima oleh unit P2K yakni COOP yang berjalan dengan baik dan lancar, bahkan kita menjadi referensi perguruan tinggi lain," paparnya.

Pada kegiatan PBBT ini nantinya mahasiswa harus mengumpulkan laporan kegiatan bulanan yang menjadi syarat untuk pengambilan kompensasi keuangan. Mahasiswa didampingi oleh Mentor (Dosen Pendamping) yang akan berkunjung ke lokasi UKM setiap 2 minggu sekali. 

"Jadi kami sangat berharap kepada mahasiswa peserta PBBT untuk dapat memanfaatkan program ini dengan sebaik-baiknya, dan sebagaimana pesan bapak rektor untuk bisa menjaga nama baik kampus kita," pungkasnya. (*)

Pewarta
: Citizen Reporter
Editor
: AJP-5 Editor Team
Publisher
: Rochmat Shobirin