Wisata
#Rekomendasi TIMES Lovers
Menikmati Indahnya Sunrise dari Sabana Lincing, Begini Sensasinya
12-10-2017 - 15:52 | Views: 9.84k

TIMESINDONESIA, MALANG – Hai TIMES Lovers, sudah ada rencana untuk menghabiskan akhir pekan mendatang besok? Pasti banyak rencana jadi pilihan. Mulai dari nongki bareng temen atau keluarga, nonton, nge-mall, ke pantai atau kemana aja yang asyik-asyik. Yang bikin weekend makin seru apalagi rame-rame.

Kali ini DJ-017 mengajak menghabiskan akhir pekan dengan perjalanan yang sedikit beda dan menantang. Menikmati alam bebas bersama teman-teman TIMES Lovers. So pasti, persiapan fisik dan stamina harus diperhatikan. 

Tujuan kita kali ini ke Sabana Lincing, salah satu tempat di lereng Gunung Arjuno dengan gate melalui desa Wonorejo, di wilayah perkebunan teh dekat Lawang, Kabupaten Malang, Jawa Timur.

Sunrise-dari-Sabana-LincingwGaiO.jpg

Perjalanan kali ini lebih asyik pada malam hari. Berangkat sekitar jam 21.30 menuju pos perijinan pendakian. Penting untuk diingat guys, bawalah air lebih banyak. Tidak ada sumber mata air, bawa juga head lamp atau senter, jacket, sleeping bag, kerpus dan kaos tangan. Dingin sekali hawa dan udara di Sabana Lincing sebelum matahari terbit. So, jangan ketinggalan perbakalan makanan berat dan ringan.

Kendaraan roda empat atau sepeda motor bisa dititipkan di rumah warga. Setelah semua persiapan selesai, kita berkumpul untuk doa bersama sebelum melakukan trecking. 

Tepat pukul 23.00 kita memulai perjalanan. Untuk menikmati akhir pekan, perjalanan dilakukan sesantai mungkin, tidak usah buru-buru. Perjalanan di mulai dengan menyusuri kebun teh yang sangat luas. Jalan cenderung terus menanjak dan berbatu-batu serta terjal. Bernyanyi dan mendengar musik menjadi salah satu cara untuk mengurangi kepenatan. Jika kondisi salah satu dari kita sudah lelah, lebih baik beristirahat sejenak untuk mengatur nafas dan mengumpulkan tenaga. Mengonsumsi makan dan minum perbekalan adalah solusinya. Setelah dirasa cukup, kita bisa melanjutkan perjalanan kembali. 

Untuk mencapai pos 1, diperlukan waktu sekitar 1-1,5 jam dalam kondisi berjalan santai dan bisa istirahat lagi sejenak. Setelah itu baru melanjutkan pendakian. 

Semakin mendekati Sabana, jalan semakin kecil dengan semak lebat di kanan kiri jalan. Harus lebih berhati-hati karena tidak jarang banyak batang pohon menghalang di atas kepala maupun kaki dan badan kita.

Sabana-Lincing59ZAv.jpg

Setelah menempuh waktu kurang lebih 2,5 jam perjalanan dari pos 1, sampailah di Sabana yang sangat luas. Segeralah cari tempat untuk mendirikan tenda atau menggelar matras untuk istirahat dan tidur sebentar sambil menunggu sunrise. 

Seru juga tidur di alam terbuka tanpa tenda. Serasa menyatu dengan alam. Meski dinginnya sungguh berasa tapi mantap rasanya di jiwa.

Menjelang sunrise, aktivitas lain bisa sambil menikmati perbekalan dan berfoto serta berselfi ria. Oh iya,  jangan sembarangan membuat api unggun yaa guys, bahaya banget dan merusak alam. Lebih baik membawa panggangan panjang untuk bakar jagung ataupun ubi sambil mengelilingi panggangan untuk menghangatkan badan. Itu jauh lebih aman. Setelah minum hangat dan makan secukupnya, kita bisa mempersiapkan diri untuk melihat sunrise dan mengabadikannya melalui kamera fasilitas HP ataupun kamera besar (DSLR, mirrorless dan sejenisnya).

Bisa melihat sunrise dari Sabana Lincing ini sungguh luar biasa. Terbayar sudah kepenatan yang ada. Hawa sejuknya yang masuk ke tubuh kita rasanya tidak bisa di bayar dengan apapun. Mata dimanjakan dengan pemandangan yang indah. 

Belum lagi riuh nya canda tawa bersama teman menikmati suasana yang ada. Setelah puas menikmati sunrise dan berfoto ria, untuk yang masih mampu melanjutkan ke bukit lincing bisa melakukan perjalanan kembali sekitar 1 jam. Yang tidak mampu, tidak usah dipsksakan. Bisa menunggu di tempat sambil makan, istirahat dan berfoto.

Rekomendasi DJ-017, lebih baik saat turun tidak terlalu siang mengingat panas sangat menyengat. Nah, saat perjalanan turun ini kita bisa kembali ambil gambar pemandangan yang bagus tidak terlihat di malam hari. Terlebih saat sudah memasuki kawasan kebun teh. Mata jadi seger setiap memandang ke berbagai arah di kebun teh, sejuk juga hawanya. 

Sunrise-dari-Sabana-Lincing-2cq1HC.jpg

Perjalanan yngg melelahkan jadi tidak berasa. Turunnya lebih cepat dibanding saat perjalanan naik. Dua jam kurang aja sudah sampai di perumahan penduduk dekat pos perijinan. Duduk melepas kepenatan sebentar, numpang bersih badan sebentar dan bersiap untuk pulang ke rumah masing masing. 

Puas rasanya melakukan perjalanan kali ini, banyak hal dan juga hikmah yang bisa di dapat sepanjang perjalanan. Kebersamaan, kesabaran, tidak sombong, saling jaga, melindungi alam, mengagumi segala ciptaanNya, terlebih merasa diri bukan apa apa, cukup melakukan yang terbaik buat siapapun dan baik di mata Allah. 

Asyik kan perjalanan akhir pekan yang DJ-017 rekomendasikan untuk all TIMES Lovers. Sesekali menyatulah bersama alam dengan orang orang terkasih dan sahabat baik sungguh menyenangkan. Tunggu lagi yaaa perjalanan selanjutnya. (*)

Sunrise-2eamYt.jpg

Pewarta
: Agustina Ade (DJ 017)
Editor
: AJP-1/DJ-007
Publisher
: Rochmat Shobirin
Follow Us!
Member Of
Baca TIMES Indonesia Yuk