TIMES Indonesia
Building - Inspiring - Positive Thinking
Peristiwa

Cara Ampuh Cegah Gangguan Tiroid Pada Wanita

13/12/2017 - 01:15 | Views: 6.44k
ILUSTRASI: Cegah Gangguan Tiroid (FOTO: momjunction)

TIMESINDONESIA, JAKARTA – Sebagian wanita kurang memperhatikan atau bahkan tidak tahu peran kelenjar tiroid. Pernahkah Anda bertanya-tanya kenapa berat badan Anda berlebihan padahal sedikit makan? Atau teman Anda mengalami keguguran atau sulit hamil?

Bisa jadi hal itu disebabkan gangguan kelenjar tiroid. Peran kelenjar tiroid sangat penting dalam metabolisme manusia. Kelenjar ini lebih banyak bekerja pada reproduksi wanita. Wajar saja bila mengalami gangguan, akan terlihat dampaknya bagi wanita.

Kelenjar tiroid terletak di depan leher dengan dua lobus di kedua sisi tenggorokan. Kelenjar ini dikendalikan oleh kelenjar pituitary yang terletak di bawah otak. Hipofisis merasakan tingkat hormon tiroid dalam aliran darah dan mengeluarkan thyroid stimulating hormone (TSH).

Hormon TSH akan mengaktifkan kelenjar tiroid untuk memproduksi hormon  tiroksin (T4) dan triodothyronine (T3). Kelenjar tiroid memerlukan yodium untuk menghasilkan hormone T3 dan T4. Terlalu banyak atau sedikit mengkonsumsi yodium dapat menyebabkan kerusakan tiroid.

Kerusakan tiroid dimunculkan lewat gondok. Gondok merupakan pembesaran kelenjar tiroid, disebabkan oleh kurangnya konsumsi yodium dan selenium saat makan. Akhirnya, kelenjar terus tumbuh untuk menyaring lebih banyak darah untuk mendapatkan nutrisi dari suplai darah. Hal itu terjadi pada 5% pasien tiroid.

Untuk mengobati atau mencegah gangguan tiroid bisa dilakukan dengan mengatur pola makan. Mengkonsumsi cukup yodium dan vitamin A membantu membalikkan Hypothyroidisme. Anjuran diet yodium (RDA) sebanyak 150 mcg (mikogram) per hari untuk orang dewasa.

Selain itu mengkonsumsi minyak kelapa virgin yang mengandung asam lemak memberi harapan bagi penderita hipotiroidisme, dapat meningkatkan tingkat metabolisme dan berat badan.  Sedangkan bagi ibu hamil membutuhkan 220 yodium mikrogram setiap harinya dan ibu menyususi membutuhkan 290 mikrogram. Sedangkan, garam beryodium terdapat 2-6 gram garam setiap hari.

Konsumsi lebih banyak makanan laut, terutama ikan laut yang merupakan sumber baik yodium. Bahkan, orang yang sedang diet rendah garam bisa mendapatkan asupan yodium dari sayuran berdaun hijau, susu dan produk olahan susu. Untuk tambahan vitamin A, konsumsi telur dan buah-buahan berwarna kuning dan orange serta sayuran hijau gelap.

Selain itu juga, hindari pemanis buatan yang terbuat dari aspartame. Hindari juga kacang, millet, dan rapeseed (canola oil), serta merokok dan suplemen gizi dosis tinggi. Hindari juga salad sayuran mentah dari kubis-kubisan seperti kubis, kembang kol, brokoli dan sayuran lainnya. Kerana mengandung zat goitrogens yang mempengaruhi hormone tiroid dan menyebabkan gondok.

Obat anti-tiroid mengurangi kelenjar tiroid yang membesar bukan menjadi solusi tepat, karena hipertiroid dapat kambuh lagi setelah pengobatan dihentikan. Oleh sebab itu, konsumsi suplemen tambahan berupa minyak kelapa nabati, minyak primrose, minyak biji rami atau minyak ikan. (*)

Jurnalis:
Editor : Deasy Mayasari
Publisher : Ahmad Sukma
Sumber : TIMES Indonesia
Copyright © 2017 TIMES Indonesia
Top

search Search