Peristiwa - Daerah
Laporan Kecurangan Perekrutan Perangkat Desa Kembali Terjadi di Gresik
12-01-2018 - 21:15 | Views: 7.62k
Proses tes tulis P3D Ngepung, Kecamatan Kedamean, Kabupaten Gresik, Jawa Timur. (FOTO : Istimewa)
Proses tes tulis P3D Ngepung, Kecamatan Kedamean, Kabupaten Gresik, Jawa Timur. (FOTO : Istimewa)

TIMESINDONESIA, JAKARTA – Laporan terkait proses penjaringan dan penyaringan perangkat desa (P3D) yang diduga syarat rekayasa kembali terjadi di Kabupaten Gresik, Jawa Timur. 

Kali ini, Nurul Aziz salah satu warga Desa Ngepung Kecamatan Kedamean mengaku dicurangi panitia P3D desa setempat. Ia menilai, pelaksanaan P3D diduga syarat rekayasa. 

Sebelumnya, dua warga Desa Banter, Kecamatan Benjeng juga melaporkan hal yang sama (8/1/2018). Dalam P3D Banter diduga terjadi kecurangan dan ditemukan adanya jual beli jabatan dalam proses perekrutan perangkat desa. 

Nurul Aziz menuturkan, dari 17 peserta, empat orang yang terpilih dalam P3D sebelumnya sudah ditentukan sebelum tes dilaksanakan pada Senin-Selasa (8-9/1/2018). 

"Jadi empat orang yang terpilih itu sebelumnya sudah diberitahu oleh Kades Ngepung (Suparnata)," kata Nurul Aziz ketika berbincang dengan awak media di Balai Wartawan Komunitas Wartawan Gresik (KWG), Jalan Basuki Rahmat 08 Gresik, Jumat (12/1/2018). 

Keempat perangkat yang terpilih itu adalah Sekretaris Desa (Sekdes) Muhammad Yusuf, Kepala Dusun (Kasun) Ngepung Ma'sum, Kasun Doro Musdofir dan Kasi Kesra Muhammad Mubin. 

"Mereka sebelum adanya tes P3D sudah ditunjuk. Tujuannya untuk menguatkan posisi Kades yang akan kembali maju pada Pilkades 2019, mendatang," tambah dia. 

Selain itu, bentuk dugaan kecurangan lain adalah adanya pernyataan dari panitia bahwa tes psikologi yang diadakan Media Hati hanya tolak ukur peserta. 

"Hasil tes itu hanya untuk tolok ukur. Pak Kades dan Pak Camat hanya untuk pertimbangan rekom," jelasnya.

Karena itu, Nurul Azis mendesak agar hasil P3D Ngepung dianulir dan dilakukan perkrutan ulang sesuai aturan. 

Sementara itu, Kepala Desa Ngepung Suparnata dan Ketua Panitia P3D Ngepung Hasan Yuliadi belum bisa dikonfirmasi soal dugaan rekayasa dan kecurangan P3D tersebut. (*)

Pewarta
: Akmalul Azmi
Editor
: Yatimul Ainun
Publisher
: Ahmad Sukma
Sumber
: TIMES Gresik
Follow Us!
Member Of
Baca TIMES Indonesia Yuk