TIMES Indonesia
Building - Inspiring - Positive Thinking
Gaya Hidup

Mana yang Lebih Efektif Turunkan Berat Badan, Jogging atau Sprint?

01/02/2018 - 06:21 | Views: 6.30k
ILUSTRASI. Menurunkan berat badan dengan jogging. (FOTO: theazmag.com)

TIMESINDONESIA, JAKARTA – Selain diet ketat dengan mengatur asupan nutrisi yang masuk ke dalam tubuh, salah satu cara untuk menurunkan berat badan adalah dengan kardio. Olahraga yang cukup menguras tenaga ini bisa diandalkan untuk mengurangi lemak karena membutuhkan energi yang banyak untuk melakukannya.

Dari berbagai olahraga jenis kardio, beberapa praktisi olahraga menyarankan untuk melakukan jogging atau sprint. Di antara dua olahraga ini mana yang lebih efektif untuk turunkan berat badan?

Dilansir dari Dokter Sehat, meski sama-sama membakar energi dan menurunkan berat badan, sumber yang dibakar jogging dan sprint juga berbeda. Jogging yang dilakukan selama 15 menit membakar kurang lebih 165 kalori. Yang dibakar saat melakukan kardio jenis ini adalah gula apa pun bentuknya termasuk karbohidrat.

Sementara sprint, energi yang dibakar tidak berasal dari gula, tapi berasal dari lemak. Sprint yang dilakukan dengan baik dalam jangka waktu tertentu bisa membakar jaringan lemak dalam tubuh.

Untuk melihat mana yang lebih efektif dalam membakar lemak, keduanya memiliki kelebihan sendiri-sendiri. Mereka yang melakukan sprint bisa membakar lemak dengan lebih cepat dengan waktu yang singkat. Namun, olahraga ini memiliki intensitas tinggi sehingga tidak bisa dilakukan oleh semua orang. Kalau kondisi tubuh tidak fit atau tubuhnya mengalami obesitas, sprint justru susah dilakukan.

Jogging akan jadi efektif kalau dilakukan secara teratur setiap hari atau minimal 3 kali seminggu. Jogging bisa dilakukan oleh siapa saja dengan intensitas yang bisa disesuaikan. Misal saat kondisi tubuh fit, jogging bisa ditingkatkan intensitasnya. Sementara itu kalau kondisi badan tidak fit, jogging bisa diganti dengan jalan cepat.

Berdasarkan penjelasan di atas, efektif atau tidaknya dua jenis olahraga tersebut tergantung dengan kondisi badan, kebutuhan, dan konsistensi dalam berolahraga. Memilih jogging atau sprint sebaiknya disesuaikan dengan kebutuhan dan kondisi tubuh Anda. (*)

Jurnalis:
Editor : Deasy Mayasari
Publisher : Rizal Dani
Sumber :
Copyright © 2018 TIMES Indonesia
Top

search Search