Peristiwa - Daerah
Wakapolres dan Muspika Ramai-ramai Bersihkan Got di Dilem
12-01-2018 - 23:41 | Views: 3.83k
Wakapolres Kompol Decky Hermansyah sesaat sebelum turun kerja bakti melihat tempat yang harus dibersihkan. (FOTO: Polres Malang for TIMES Indonesia)
Wakapolres Kompol Decky Hermansyah sesaat sebelum turun kerja bakti melihat tempat yang harus dibersihkan. (FOTO: Polres Malang for TIMES Indonesia)

TIMESINDONESIA, JAKARTA – Antisipasi banjir tak terulang di Simpang Bagong, Wakapolres Malang,  Kompol Decky Hermansyah,  Camat Kepanjen Abai Saleh S Sos, paguyuban Kades serta sejumlah pejabat muspika ramai-ramai bersihkan aliran drainase serta membenahi irigasi dan menyingkirkan sisa pohon tumbang, Jumat (12/1/2018) pagi hingga siang hari. 

Simpang tiga Bagong Kepanjen memang beberapa hari terakhir ini tertimpa beberapa persoalan alam.  Hujan deras dangin kencang beberapa waktu lalu sejumlah pohon tumbang di sana. Bahkan batangan pohon itu lantas menyumbat saluran irigasi.  Akibatnya air meluber ke jalan. 

"Hari ini kita singkirkan semua pohon-pohon yang tumbang itu agar tidak menyumbat saluran air, "kata Decky kepada TIMES indonesia Jumat (12/1/2018) petang.

Kegiatan bakti sosial ini melibatkan ratusan orang termasuk para pejabat itu. 

Decky-Hermansyah-wakapolres-malang.polres-mlg.jpg

Sasarannya adalah adalah irigasi saluran air dan drainase serta pembuangan air ke sungai yang ada di Kepanjen.

Kekompakan bakti sosial warga dan muspika tersebut terlihat kental sekalipun dilakukan secara manual. Apalagi sejumlah staf dari dinas pengairan dengan peralatan berat mini untuk pendalaman areal dasar sungai kecil yang menjadi potensi melubernya air di jalan raya juga hadir. 

Dengan upaya tersebut diharapkan di sekitar simpang tiga Bagong tidak terjadi banjir lagi, dan dapat dirasakan kenyamanan penggunaan fasilitas jalan umum dengan baik, tidak ada kecelakan dan berdampak korban jiwa. (*)

Pewarta
: Widodo Irianto
Editor
: Wahyu Nurdiyanto
Publisher
: Ahmad Sukma
Sumber
: TIMES Malang
Follow Us!
Member Of
Baca TIMES Indonesia Yuk