TIMES Indonesia
Building - Inspiring - Positive Thinking
Peristiwa

Imigrasi Blitar Datangi Rumah Sakit, Rekam Data CJH yang Sakit

13/03/2018 - 11:58 | Views: 3.72k
Pengambilan photo pada pasien di RSUD Mardi Waluyo sebagai CJH. (FOTO: Nana/TIMES Indonesia)

TIMESINDONESIA, BLITAR – Petugas Kantor Imigrasi (Kanim) Kls II Blitar mendatangi RSUD Mardi Waluyo Kota Blitar. Dengan membawa sekoper peralatan, mereka mendatangi pasien atas nama Muchamad Isnaeni Rodi. 

Pria berusia 50 tahun itu rupanya termasuk dalam Calon Jemaah Haji dari Kabupaten Blitar. Kondisinya yang masih dalam perawatan intensif, tidak bisa membuat Rodi melakukan perekaman data paspor di kantor imigrasi. 

"Kedatangan petugas kami ke rumah sakit itu sebagai realisasi layanan reach out. Kami jemput bola bagi pemohon paspor, khususnya CJH yang sakit atau manula," kata Kakanim Kls II Blitar Muhammad Akram,  Selasa (13/3/2018).

Tampak tiga petugas menggelar beberapa peralatan diatas meja, diruangan Rodi dirawat. Mereka juga memasang selembar kain putih, sebagai background untuk photo profil pemohon paspor. 

"Seperti inilah proses pengambilan data biometrik dan wawancara kepada yang bersangkutan. Ini menggunakan mobile unit di Rumah Sakit Umum Mardi Waluyo Blitar," tambahnya. 

Selain didampingi tim medis yang membantu Rodi saat wawancara dan pengambilan foto, tampak  petugas haji dari Kantor Kementerian Agama Kabupaten Blitar ikut serta dalam tim ini. 

Menurut Akram, reach out ini sebagai bukti janji Kantor Imigrasi Blitar, untuk meningkatkan kualitas pelayanan.

"Tagline kantor imigrasi melayani dan mengedukasi itu tidak hanya sebatas kata-kata. Namun kami buktikan secara nyata," tegasnya. 

Menurut rencana, pekan depan mobile unit imigrasi ini juga akan ke Tulungagung. Tim akan mendatangi kantor Kemenag Tulungagung untuk jemput bola pengurusan paspor bagi CJH wilayah itu. (*)

Jurnalis: Nana Ariani
Editor : Wahyu Nurdiyanto
Publisher : Rizal Dani
Sumber :
Copyright © 2018 TIMES Indonesia
Top

search Search