TIMES Indonesia
Building - Inspiring - Positive Thinking
Ketahanan Informasi
Ketahanan Informasi Pendidikan

Trientanti Azalea, Sukses Harumkan FEBUB Pada AYSLE 2018 di Thailand

14/03/2018 - 11:44 | Views: 3.92k
Mahasiswa JM FEB UB menerima Penghargaan. (FOTO: AJP TIMES Indonesia)

TIMESINDONESIA, MALANG – 4 Mahasiswa Universitas Brawijaya Malang mengikuti ASIA Young Sociopreneur Leaders Exchanges (AYSLE) 2018 pada 7-11 Maret 2018 lalu di Bangkok Thailand. 

ASIA Young Sociopreneur Leaders Exchanges (AYSLE) 2018 merupakan sebuah ajang internasional yang menyasar kaum muda mudi untuk berpikir kritis dan mandiri serta mampu membuat sebuah terobosan yang dalam membawa perubahan positif dalam kehidupan manusia.  

4 mahasiswa tersebut adalah Trientanti Azalea, Mahasiswa Jurusan Manajemen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya (JM FEBUB) bersama dengan 3 mahasiswa asal Universitas Brawijaya, dan mahasiswa dari Universitas Islam Indonesia, Amikom Yogyakarta berhasil meraih Best Paper Award atas Business Plan. 

Tanti (sapaan akrab Trientanti) dan tim mengusulkan sebuah ide bisnis berupa teknologi inovasi pengawetan ikan yang modern, higienis, dan sehat tanpa bahan kimia berbahaya. Tidak hanya menciptakan packaging yang aman, Edible Coating Fish (ECOFISH) ini juga mengusulkan sebuah penampungan dari hasil ikan nelayan sehingga dapat menjamin ikan tangkapan nelayan terbeli. 

Melalui ECOFISH, pendapatan nelayan diharapkan mampu meningkat dan masyarakat akan mendapatkan ikan yang tahan lama, aman dan tinggi nutrisi.

Tanti.menjelaskan ide ini diawali dari kondisi iklim yang tidak menentu sehingga berakibat pada penurunan hasil tangkapan ikan nelayan di daerah pantai di Indonesia. Hal ini mengancam kesehatan masyarakat akibat kekurangan nutrisi yang disebabkan oleh kuantitas dan kualitas ikan sebagai sumber protein menurun karena perubahan iklim. 

"Melalui ECOFISH, permasalahan ini akan teratasi dengan segera. Promosi melalui offline dan media sosial akan menjadi cara ampuh untuk memasarkan ide ini,”, jelas Tanti, mahasiswi yang juga aktif menjadi anggota Cheerleader. 

Atas idenya yang cemerlang, Tanti dan tim mendapat apresiasi dari dewan juri, diantaranya Prof Dr Guntalee Ruenrom dari Chulalongkorn Business School, sebagai Best Paper.

Dalam AYSLE 2018, Tanti dan peserta lain juga berkesempatan untuk mengunjungi Kedutaan Besar Republik Indonesia di Bangkok untuk memaparkan visi misi AYSLE 2018 dan mengunjungi Bursa Efek Thailand. 

Peserta AYSLE 2018 diajak untuk berkeliling Bangkok untuk berinteraksi dengan masyarakat, khususnya pelaku bisnis, untuk menggali ide bisnis yang dijalankan. (*)

Penulis: M Khusaini (CR-093)
Editor : AJP-5 Editor Team
Publisher : Rochmat Shobirin
Sumber :
Copyright © 2018 TIMES Indonesia
Top

search Search