TIMES Indonesia
Building - Inspiring - Positive Thinking
Peristiwa - Daerah

Pemanfaatan Teknologi Informasi Terbukti Efektif dan Efisien Dalam Pelaksaan Musrenbang

14/03/2018 - 13:00 | Views: 2.48k
Musrenbang RKPD Tahun 2019 Pemkab Blitar, Rabu (14/3/2018). (FOTO: Nana Ariani/TIMES Indonesia)

TIMESINDONESIA, BLITAR – Era digitalisasi, teknologi informasi akan banyak merubah paradigma dalam tata kelola pemerintahan. Dan layanan publik, menjadi bagian tak terpisahkan dari tugas dan peran pemerintah daerah. 

Tahun 2018 ini, Pemerintah Kabupaten Blitar untuk pertama kalinya memanfaatkan teknologi informasi dalam pelaksanaan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (E-Musrenbang). Pemanfaatan teknologi informasi, terbukti efisien dan efektif  dalam pelaksanaan musrenbang, karena usulan dari kecamatan yang masuk telah diverifikasi terlebih dahulu oleh SKPD sebelum pelaksanaan musrenbang.  Sehingga pada saat musrenbang dilaksanakan, baik SKPD penerima usulan maupun  masyarakat pengusul, telah lebih siap dengan data-data untuk dijadikan bahan diskusi.

Hal ini disampaikan Kepala Bappeda Kabupaten Blitar Suwandito, dalam sambutannya pada Musrenbang RKPD Tahun 2019 Pemkab Blitar, Rabu (14/3/2018) yang diselenggarakan di Hall Forastero Kampung Coklat Kademangan, Blitar.

Musrenbang-2.jpg

Musrenbang ini dihadiri sekitar 350 elemen masyarakat. Terdiri dari kepala skpd, camat, forpimda dan anggota dewan serta menghadirkan Narasumber dari Provinsi Jawa Timur, Bpk. Suban Wahyudiono, ST, MM Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan SDM dan Bapak Wawan Sobari, SIP, MA, PhD, peneliti dan dosen pada Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Brawijaya Malang, yang menyampaikan materi tentang Inovasi Pelayanan Publik.

Bappeda sebagai leading sektor pelaksanaan Musrenbang ini menyampaikan bahwa pelaksanaan Musrenbang tahun 2018 ini, merupakan implementasi Permendagri 86 tahun 2017 yang merupakan perubahan dari Permendagri No 54 tahun 2010.

"Dengan telah dimanfaatkannya teknologi informasi dalam pelaksanaan Musrenbang, sebagai salah satu amanah peraturan perundangan yang berlaku maupun, maka pelaksanaan Musrenbang semakin efisien dan efektif," kata Kepala Bappeda Kabupaten Blitar Suwandito, dalam sambutannya, Rabu (14/3/2018).

Komitmen Bappeda untuk selalu meningkatkan kualitas perencanaan, lanjut Suwandito, memacu Bappeda Kabupaten Blitar untuk melakukan langkah-langkah strategis sebagaimana petunjuk Bupati. 

Musrenbang-3.jpg

"Pertama melakukan pendampingan pada SKPD dalam menyusun dokumen perencanaan. Kedua pengembangan e-planning, e-musrenbang serta integrasi e-planning (e-pradah) dengan e-budgeting (SIMDA) maupun e-musrenbang untuk perencanaan tahun 2019," paparnya.

Hal ini, tambahnya, untuk menjamin konsistensi perencanaan dan penganggaran. 

Bupati Blitar Rijanto dalam sambutannya mengharapkan, musrenbang ini bukan sekedar ajang untuk memperjuangkan kepentingan kelompok tertentu. Namun wilayah sudah harus bisa berpikir untuk lebih luas lagi. Apa yang sangat diperlukan daerah Kabupaten Blitar secara umum. Dengan tetap berpedoman pada rencana pembangunan jangka menengah daerah.

Musrenbang-4.jpg

"Maka, pilihlah usulan yang benar-benar jadi prioritas daerah untuk kepentingan bersama. Mana yang sesuai dengan prioritas pembangunan daerah dan kapasitas keuangan daerah," tegas Rijanto. 

Bupati berharap, usulan yang tidak dapat diakomodir dalam musrenbang RKPD ini, karena keterbatasan dana, dapat diakomodir menjadi pokok pikiran anggota DPRD di daerah pilihannya masing-masing. (d)

Jurnalis: Nana Ariani
Editor : Wahyu Nurdiyanto
Publisher : Rochmat Shobirin
Sumber :
Copyright © 2018 TIMES Indonesia
Top

search Search