TIMES Indonesia
Building - Inspiring - Positive Thinking
Peristiwa - Daerah

Akademisi : Pemerintah Harus Hadir Melindungi Kaum Disabilitas

14/03/2018 - 13:35 | Views: 2.91k
Seminar tentang disabilitas di Universitas Jember, Rabu, (14/3/2018) banyak diikuti oleh penyandang disabilitas. (FOTO: Dody Bayu Prasetyo/Times Indonesia)

TIMESINDONESIA, JEMBER – Dosen Universitas Kristen Petra yang juga pemerhati disabilitas, Gunawan Tanuwidjaja menyatakan bahwa secara umum, desain gedung maupun fasilitas yang dimiliki oleh pemerintah belum akses bagi kaum disabilitas.

Padahal, penyandang disabilitas memiliki hak yang sama untuk dapat mengakses fasilitas atau layanan yang disediakan oleh pemerintah. Seperti salah satunya adalah trotoar ramah disabilitas.

"Sebenarnya sudah ada aturannya, seperti di dalam Permen PUPR Nomor 44 tahun 2017 yang mengatur desain trotoar itu. Tapi masalahnya belum tersosialisasikan sampai ke bawah karena baru saja dibuat," kata Gunawan saat ditemui di acara seminar bertajuk 'Pelayanan Publik Berorientasi pada Disabilitas, Perempuan dan Lanjut Usia Sesuai dengan UU No. 8 Tahun 2016 dan UU No. 23 Tahun 2014', di Universitas Jember, Rabu, (14/3/2018).

Dosen yang banyak membantu sejumlah pemerintah daerah menerapkan desain inklusif tersebut menerangkan bahwa banyak aspek yang harus dipenuhi pemerintah agar sejumlah pelayanan publiknya tidak tebang pilih, khususnya bagi penyandang disabilitas.

"Saudara-saudara kita yang disabilitas secara umum sangat mendambakan pelayanan publik yang akses seperti adanya bidang miring di gedung-gedung, lift yang menghubungkan antarlantai, kamar mandi atau toilet khusus difabel, dan guiding path yang layak di trotoar," paparnya.

Selain itu, dia juga menyinggung bahwa masih banyak lapangan pekerjaan yang pilih kasih. Soal itu, Gunawan berharap pemerintah dapat hadir untuk memberikan perlindungan kepada kaum disabilitas.

"Secara umum masih banyak hak mereka (penyandang disabilitas, Red) yang belum dapat dipenuhi pemerintah," tutupnya. (*)

Jurnalis: Dody Bayu Prasetyo
Editor : Wahyu Nurdiyanto
Publisher : Rochmat Shobirin
Sumber :
Copyright © 2018 TIMES Indonesia
Top

search Search