TIMES Indonesia
Building - Inspiring - Positive Thinking
Peristiwa - Daerah

Unik, Nama Mempelai di Bangkalan Mirip Presiden

22/03/2018 - 11:23 | Views: 7.46k
Jokowi (Joko Widodo) dan Chairun Nisya Aziz (Anies) saat resepsi pernikahan di gedung Rato Ebhu Kabupaten Bangkalan. (FOTO: instagram ni_chiaki)

TIMESINDONESIA, BANGKALAN – Media sosial dihebohkan dengan beredarnya undangan pernikahan berjudul "The Wedding of Anies and Jokowi". Nama mempelai yang mirip dua tokoh publik di Indonesia, Presiden RI Joko Widodo dan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan itu, ramai diperbincangkan.

Undangan resepsi pernikahan ini bukanlah karangan atau mengada-ada untuk membuat heboh dunia maya. Namun, ikrar janji suci antara Jokowi (Joko Widodo) dan Chairun Nisya Aziz (Anies) benar adanya dan telah digelar di Gedung Rato Ebhu di Kabupaten Bangkalan, Madura, Jawa Timur, Sabtu 18 Maret 2018 lalu.

"Saya tidak menyangka undangan pernikahan kami bisa viral," jelas Anies ketika dihubungi melalui telepone selulernya, Kamis (22/3/2018).

anies-jokowi.jpg

Anies merupakan nama paggilan dari Chairun Nisya Aziz sejak dulu. Sedangkan suaminya, Joko Widodo akhirnya juga dipanggil Jokowi oleh teman-temannya sejak mantan Wali Kota Solo dan Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo menjabat sebagai Presiden RI pada 2014.

"Kata teman-teman undangan kami sangat unik, makanya diunggah di akun media sosial saat acara resepsi pernikahan," imbuhnya. 

Anies menyebutkan, undangan "The Wedding of Anies and Jokowi" itu dikonsep oleh temannya. Meski sedikit nyerempet nama tokoh politik terkenal, Anies mengaku langsung cocok konsep undangan buatan temannya itu.

"Berita dua tokoh itu kan selalu kontroversi. Makanya saya langsung cocok dengan konsep undangan itu," ucapnya tertawa. 

Anies bersyukur, viralnya undangan resepsi pernikahannya itu terjadi setelah acara resepsi digelar. Andaikata ramai sebelum resepsi digelar, dia khawatir banyak tamu yang datang tanpa diundang untuk menyaksikan atau mengabadikan acara resepsinya.

"Bisa saja banyak tamu tak diundang yang datang. Tradisi di Madura itu terkadang, meskipun tidak diundang banyak yang datang," tuturnya.

Sementara itu, suami Anies, Jokowi, sempat khawatir undangan pernikahannya akan menimbulkan kontroversi dan mereka berdua malah di-bully. Ternyata, justru banyak temannya yang mengucapkan selamat dan menghadiri acara resepsi pernikahan yang unik. 

"Pernah terlintas dipikiran untuk menarik kembali undangan itu. Tapi karena sudah terlanjur menyebar, maka dia pasrah," jelasnya. 

Rencana menarik kembali undangan itu bukan tanpa alasan, Jokowi khawatir mendapat cibiran dari netizen. Tapi ternyata banyak ucapan doa mengalir, termasuk dari teman-teman yang tidak sempat hadir ke resepsi tersebut. 

"Alhamdulilah undangan pernikahan kami membuat senang banyak oramg dan tertawa karena namanya unik," kata Jokowi. (*)

Jurnalis: Doni Heriyanto
Editor : Wahyu Nurdiyanto
Publisher : Rochmat Shobirin
Sumber :
Copyright © 2018 TIMES Indonesia
Top

search Search