TIMES Indonesia
Building - Inspiring - Positive Thinking
Pendidikan

Kementan Dorong Pesantren Tumbuhkan Kelembagaan Ekonomi Petani

22/04/2018 - 23:40 | Views: 2.15k
Ketua STPP Malang, Surachman Suwardi (kanan) saat berbicara pada Seminar Nasional Asosiasi Pesantren Indonesia Kreatif (APIK) di Pondok Pesantren Lirboyo, Kediri, Jawa Timur. (Foto: Humas STPP Malang for TIMES Indonesia).

TIMESINDONESIA, KDIRIPesantren-pesantren yang mempunyai potensi pertanian, diharapkan mampu untuk menumbuhkan kelembagaan ekonomi petani. 

"Kelembagaan ekonomi petani di lingkungan pesantren yang digerakkan oleh santri-santrinya," ujar Surachman Suwardi, Ketua STPP Malang, saat menyampaikan harapan Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP) Kementerian Pertanian (Kementan), pada Seminar Nasional bertema Bangun Kekuatan dan Jaringan Ekonomi Pesantren di Ponpes Lirboyo Kediri, Jawa Timur, Sabtu (21/4/2018).

Surachman yang mewakili Kepala BPPSDMP Kementan, Momon Rusmono, sebagai pembicara seminar, mengatakan, Kementan terus mendorong terbentuknya kelembagaan ekonomi petani. Dalam hal ini, santri bisa terlibat untuk menangkap peluang dari upaya pencapaian sasaran pengembangan pertanian. 

“Kelembagaan ekonomi petani yang melaksanakan usaha tani, yang dibentuk oleh, dari, dan untuk petani, guna meningkatkan  produktivitas dan efisiensi usaha tani,” jelas Surachman.

BACA JUGA: Ketua STPP Malang: Sektor Pertanian Sumber Pendapatan Rakyat

Sementara itu, Setjen APIK, Imam Basori mengatakan, pondok pesantren memiliki puluhan hektar yang berpotensi untuk pengembangan pertanian.

"Dengan potensi yang dimiliki, kami siap membantu menghidupkan dan mengembangkan pertanian,” ujarnya.

Dengan potensi lahan tersebut, Kementan bisa memberikan materi mengenai cara memanfaatkan untuk usaha sektor pertanian di kalangan santri. 

Dengan demikian, santri memiliki wawasan tentang peluang usaha  sektor pertanian, serta dapat menumbuhkan minat berwirausaha di bidang pertanian. (*)

Jurnalis: Ferry Agusta Satrio
Editor : Faizal R Arief
Publisher : Rochmat Shobirin
Sumber :
Copyright © 2018 TIMES Indonesia
Top

search Search