TIMES Indonesia
Building - Inspiring - Positive Thinking
Politik
Pilgub Jatim 2018

Menangkan Khofifah, Cangkrukan Bareng Zulhasan Keliling Jatim

22/04/2018 - 23:57 | Views: 4.77k
Safari politik Zulkifli Hasan di Gondanglegi, Minggu (22/4/2018) malam untuk pemenangan Kodifah-Emil Dardak.(FOOT: Widodo irianto/TIMES Indonesia)

TIMESINDONESIA, MALANG – Malang menjadi sasaran safari politik Ketua Umum DPP PAN Zulkifli Hasan di Jawa Timur di hari ketujuh dari 12 hari yang dijadwalkan. Acara yang dikemas dengan Cangkrukan Bareng Zulhasan nang Jatim ini, Zulhasan (sapaan akrabnya) fokus memastikan ingin memenangkan calon gubernur Jawa Timur pasangan Khofifah Indar Parawansa dan Emil Dardak.

Di Jatim ini adalah jadwal safari terlama yang dilakukan Zulhasan karena menjelang pemilihan Gubernur Jawa Timur ini. Lamanya safari politik ini untuk penguatan pasangan Khofifah dan Emil Dardak.

"Dia (Khofifah) itu lebih berkualitas. Dia itu ikhlas dan lebih amanah serta jauh lebih berpengalaman," tegasnya saat bertemu massa PAN di gedung Al Majid, Jl Ahmad Yani- Desa Gondanglegi, Kecamatan Gondanglegi, Kabupaten Malang, Jawa Timur, Minggu (22/4/2018) malam.

Acara Safari di Al Majid itu dikemas dalam acara Cangkrukan Bareng Zulhasan nang Jawa-Timur.
Di hadapan massa, Zulhasan juga meyakinkan bahwa ia mendukung Kofifah bukan karena diberi uang atau dijanji-janji akan diberi proyek.

"Saya berasal dari Lampung dan tinggal di Jakarta. Tapi saya tahu kualitas Khofifah. Dia itu amanah bila diberi tanggungjawab," katanya.

Ia lantas meyakinkan kepada mereka bahwa kehadirannya di Jawa Timur-pun ia juga urunan dengan para pengurus DPP. "Sebagai Ketua PAN untuk mengurus Jawa Timur dalam rangka memenangkan Kofifah itu menjadi tanggungjawab saya. Karena itu ayo kita sadar tentang politik. Politik itu harus dijemput dan kita rebut," paparnya.

Bagaimana caranya? Pertama adalah harus dengan dekat-dekat dengan para ulama. Ulama itu, kata Zulhasan harus disayangi, dicintai dan jangan dihujat, dibenci apalagi dinista.

Mengapa harus selalu dekat dengan ulama, karena 40 juta penduduk Jawa Timur ini sebagian besar muslim. Dengan kekuatan umat sebanyak itu, menurut dia harus dijaga. 

Ia juga berpesan agar umat jangan mau diadu domba untuk kepentingan politik. "Tidak ikut berpolitik tidak apa-apa, namun yang penting harus mengerti," tandasnya.

Dikatakan juga, dalam mengawal pasangan Kofifah dan Emil Dardak jangan sampai terlena dengan iming-iming kerudung, uang, sarung dan sebagainya. Sebab memilih pemimpin itu bukan karena ada uang, sarung dan kerudung, tapi  kualitas dan amanahnya.

"Kalau memilih karena uang, kerudung dan sarung, nanti sewaktu jadi pasti sudah lupa. Karena itu jangan mau dibodohi," tegasnya.
Pasangan Calon Gubernur Jawa Timur, Kofifah dan Emil Dardak, menurut Zulhasan lewat program Cangkrukan Bareng Zulhasan harus dimenangkan bila penduduk Jawa Timur ingin lebih maju. (*)

Jurnalis: Widodo Irianto
Editor : Wahyu Nurdiyanto
Publisher : Sholihin Nur
Sumber :
Copyright © 2018 TIMES Indonesia
Top

search Search