Ketahanan Informasi
Ketahanan Informasi Budaya
Warga Pesisir Pasuruan Gelar Petik Laut
20-03-2018 - 09:04 | Views: 6.53k
Kegiatan
Kegiatan 'Petik Laut' dalam rangka memperingati Hari Jadi Kota Pasuruan yang ke-332 tahun 2018. (FOTO: AJP TIMES Indonesia)

TIMESINDONESIA, PASURUAN – Masyarakat di wilayah pesisir Kota Pasuruan, khususnya diwilayah Ngempakrejo, pada hari Minggu (18/3/2018) lalu menyelenggarakan kegiatan 'Petik Laut' dalam rangka memperingati Hari Jadi Kota Pasuruan yang ke-332 tahun 2018. Petik laut diselenggarakan oleh warga, karena merupakan wujud syukur masyarakat kepada Allah SWT, dimana selama ini hasil tangkapan ikan melimpah. Petik laut kali di hadiri oleh Jajaran Forkopimda, Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Jawa Timur, serta sejumlah Kepala OPD Pemerintah Kota Pasuruan.

“Ucapan terima kasih kepada Walikota Pasuruan yang telah mengusulkan pembangunan pelabuhan Pasuruan kepada Gubernur Jawa Timur, nantinya pelabuhan Pasuruan merupakan pelabuhan yang terbesar dan terbaik se-Jawa Timur. Dan diharapkan kepada para nelayan untuk ikut berdoa, semoga pembangunan pelabuhan selesai sesuai rencana dan jadwal, pelabuhan harus bersih dan kedepan diharapkan sektor perikanan meningkat dan pelabuhan bisa menjadi tempat wisata lokal," terang Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Jawa Timur Heru Tjahyono.

Tasyakuran-Petik-Laut-2.jpg

Sementara itu sebelum melakukan larung saji, Walikota Pasuruan Drs.H. Setiyono, M.Si dalam sambutannya mengatakan bahwa petik laut merupakan tinggalan nenek moyang yang terkenal dipesisir, sebagai wujud syukur kepada Allah SWT atas hasil lautnya, oleh karena itu Petik Laut diharapkan bisa dikemas menjadi salah satu potensi wisata di Kota Pasuruan. "Untuk itu kita harus bisa mengkoreksi dan mengevaluasi yang harus diperbaiki untuk menarik wisatawan ke Kota Pasuruan.

Selain itu untuk menampung hasil tangkapan ikan nelayan, Pemerintah Kota Pasuruan berencana akan membangun tempat pelelangan ikan (TPI) dan BBI ( Balai Besar Ikan) di wilayah Ngempakrejo yang bertujuan untuk meningkatkan hasil penjualan ikan sehingga akan menambah pendapatan bagi nelayan dan akan dibangun juga stasiun pengisian bahan bakar minyak. Diharapkan untuk dinas terkait saling koordinasi guna mewujudkan TPI dan BBI serta stasiun pengisian bahan bakar minyak," jelas Walikota Setiyono.

Tasyakuran-Petik-Laut.jpg

Lebih lanjut dikatakan Walikota, atas nama Pemerintah Kota Pasuruan mengucapkan banyak terima kasih kepada bapak Gubernur Jawa Timur melalui Kepala Dinas Kelautan Dan Perikanan Provinsi Jawa Timur karena telah memberikan sarana dan prasarana yang cukup besar kepada Pemerintah Kota Pasuruan seperti pemberian kapal. Untuk diketahui selama ini nelayan Kota Pasuruan menjadi buruh sehingga hasil tangkapan ikan dinikmati oleh juragan, oleh karena itu kedepan dengan selesainya pembangunan pelabuhan pasuruan diharapkan bisa meningkatkan kesejahteraan nelayan.

Sebelum larung saji, terlebih dahulu ada penyerahan hibah dari Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Jawa Timur yaitu 1 unit perahu untuk kelompok pengawas perikanan, 1 paket hibah untuk kelompok pedagang kaki lima perikanan, 1 paket hibah untuk kelompok pengumpul kerang tradisional, 1 paket hibah untuk kelompok pengolah ikan asin serta 1 paket hibah untuk kelompok pengolah kerupuk ikan. (*)

Pewarta
: Kominfo Paskot (CR-095)
Editor
: AJP-8 Editor Team
Publisher
: Rochmat Shobirin
Follow Us!
Member Of