Peristiwa - Daerah
PKL Upsus di Lingga
Mahasiswa STPP Bantu Dinas Peternakan Periksa Kebuntingan Ternak
06-04-2018 - 21:47 | Views: 5.22k
Mahasiswa STPP tengah praktik pemeriksaan kebuntingan sapi, saat PKL Upsus di Desa Resang, Kecamatan Singkep Selatan, Kabupaten Lingga. (FOTO: STPP Malang for TIMES Indonesia)
Mahasiswa STPP tengah praktik pemeriksaan kebuntingan sapi, saat PKL Upsus di Desa Resang, Kecamatan Singkep Selatan, Kabupaten Lingga. (FOTO: STPP Malang for TIMES Indonesia)

TIMESINDONESIA, JAKARTA – Memasuki minggu ke-8 PKL program Upsus di Kabupaten Lingga, mahasiswa STPP membantu petugas Dinas Peternakan Kabupaten Lingga, melakukan kegiatan pemeriksaan kebuntingan, inseminasi buatan, dan pengobatan ternak.

Empat orang petugas, dibantu mahasiswa memeriksa sapi-sapi milik peternak di Desa Resang, Kecamatan Singkep Selatan.

"Ada tiga titik pemeriksaan, di Dusun Bludug, Resang, lalu ke Dusun Mesrai," ujar Faridha Diyana Kusumaningrum, mahasiswa STPP Malang, Jumat (6/4/2018).

Dia menjelaskan, sapi diperiksa, apakah tengah mengalami kebuntingan. Pemeriksaan dilakukan dengan memasukkan tangan yang terbungkus sarung plastik, dilumur sabun. Maksudnya agar udah masuk ke dalam vulva sapi betina. 

Tangan masuk secara perlahan dan berhati-hati, agar sapi tidak agresif dan mengalami kesakitan. 

Petugas Dinas Peternakan  memberi kesempatan mahasiswa mempratikkan cara pemeriksaan kebuntingan sapi.

"Kami belajar. Ini pengalaman pertama melakukan pemeriksaan kebuntingan. Menyenangkan bisa belajar dengan praktek langsung," tuturnya.

Sementara, sapi yang akan di-inseminasi buatan (IB), sebelumnya sudah diidentifikasi oleh peternak. Inseminator menindaklanjuti dengan melakukan IB.

Sedangkan untuk pengobatan ternak, petugas menyuntikkan obat cacing dan vitamin. Penggunaan obat cacing, lanjutnya, diperuntukkan bagi ternak yang kurus, agar nafsu makan bertambah. 

Selain disuntikkan, obat dapat diberikan melalui mulut sapi.

Sedangkan vitamin ada dua: Biodin yang berfungsi sebagai penguat otot dan meningkatkan daya tahan tubuh, dan Hematodin untuk pemacu pertumbuhan dan hematopoietika. 

Para mahasiswa PKL ini secara bergantian praktik menyuntik sapi. "Pengalaman yang menyenangkan. Kami dapat ilmu pengetahuan dan pembelajaran di lapangan," ucap Faridha. 

Baginya, kesempatan PKL ini mesti dimanfaatkan untuk belajar dari para peternak. Selain praktik langsung, para mahasiswa STPP turut mendukung upaya pemerintah mewujudkan swasembada pangan di Kabupaten Lingga, Kepulauan Riau. (*)

Pewarta
: Ferry Agusta Satrio
Editor
: Yatimul Ainun
Publisher
: Rizal Dani
Sumber
: TIMES Batu
Follow Us!
Member Of