TIMES Indonesia
Building - Inspiring - Positive Thinking
Ketahanan Informasi
Ketahanan Informasi Sosial

Faperta Unisma Dorong Mahasiswa Peduli Sosial

07/06/2018 - 10:04 | Views: 2.59k
PEDULI: Mahasiswa Aktivis Organisasi Kemahasiswaan (Ormawa) Fakultas Pertanian Universitas Islam Malang (UNISMA) mengadakan acara Santunan Anak Yatim (SAY), di Hall Utsman Mansoer Universitas Islam Malang (4 Juni 2018). (FOTO: AJP TIMES Indonesia)

TIMESINDONESIA, MALANG – Fakultas Pertanian Universitas Islam Malang (Unisma) kembali mengadakan acara Santunan Anak Yatim (SAY) yang diselenggarakan oleh Organisasi kemahasiswaan (ORMAWA) FAPERTA di bawah naungan Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM), Senin (4/6/2018).

Kegiatan ini juga didukung oleh Dewan Perwakilan Mahasiswa (DPM), Himpunan Mahasiswa Agroteknologi (Himagro), Himpunan Mahasiswa Agribisnis (Himagri), serta Badan Semi Otonom (BSO) Fakultas Pertanian.

Acara yang diselenggarakan di gedung Al-Hanafi Hall Utsman Mansur tersebut bertemakan “Indahnya Silaturahmi dan berbagi di bulan suci”.

Dekan Fakultas Pertanian Dr. Ir. Nurhidayati, MP. mengapresiasi Organisasi mahasiswa yang ada di fakultas pertanian utamanya Badan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Pertanian (BEM FP) yang telah menggagas acara SAY. 

buber-anak-yatim.jpg

"Acara SAY sebagai bentuk tasyakuran Fakultas Pertanian yang masuk dalam kategori Anugerah Fakultas Unggul (AFU) UNISMA tahun 2018,” terangnya.

Perolehan anugerah tersebut berkat dari prestasi dosen dan mahasiswa. Namun beliau menghimbau mahasiswa agar meningkatkan prestasinya, salah satunya yaitu dengan mengikuti Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) yang dekat-dekat ini diselenggarakan oleh Universitas. 

Fakultas Pertanian sendiri akan mengadakan lomba PKM yang pemenangnya akan diumumkan pada Dies Natalies Fakultas Pertanian nantinya.

Selain itu Nurhidayati berharap acara seperti ini dapat diselenggarakan di setiap tahun, karena sangat baik bagi mahasiswa untuk memupuk jiwa kepedulian sosial, kelak dapat dikembangkan lagi dengan mengundang panti asuhan yang belum mendapat bantuan dari Dinas Sosial.

Santunan-anak-yatim.jpg

Ahmad Mansur, ketua pelaksana menjelaskan dalam acara tersebut terdapat 28 anak yatim yang berasal Panti Asuhan “Sunan Giri” dari Gadang, Malang. 

Mansur berharap agar mahasiswa khususnya Mahasiswa Fakultas Pertanian Unisma tidak hanya melihat stratifikasi sosial masyarakat yang mampu, namun harus melihat masyarakat yang berada di bawah dimana mereka membutuhkan bantuan kita. (*)

Penulis: Febi Nur Fitriana (CR-057)
Editor : AJP-5 Editor Team
Publisher : Rochmat Shobirin
Sumber :
Copyright © 2018 TIMES Indonesia
Top

search Search