Peristiwa - Daerah
Rutan Bershalawat, Warga Binaan Gelar Doa Bersama
16-04-2018 - 21:22 | Views: 3.22k
Khataman Al quran dan Shalawatan oleh warga binaan pada kegiatan Rutan Bershalawat di Rumah Tahanan Kabupaten Situbondo Jawa Timur, (FOTO: Uday/TIMES Indonesia)
Khataman Al quran dan Shalawatan oleh warga binaan pada kegiatan Rutan Bershalawat di Rumah Tahanan Kabupaten Situbondo Jawa Timur, (FOTO: Uday/TIMES Indonesia)

TIMESINDONESIA, JAKARTA – Rumah Tahanan di Kabupaten Situbondo, Jawa Timur menggelar kegiatan "Rutan Bershalawat" dalam rangka memperingati rajabiyah dan menyambut akan datangnya bulan suci Ramadhan pada tahun 2018 ini, Senin (16/4/2018).

Tidak hanya bershalawat, seluruh warga binaan juga mengkhatamkan kitab suci Al Quran secara serentak. Mereka sudah terbagi dalam kelompok - kelompok dan dalam setiap kelompok khatam 30 juza. 

Tujuan diselenggarakannya kegiatan ini adalah memupuk kesadaran warga binaan agar mereka benar benar melakukan taubatan nasuha. Selain itu, kegiatan ini diharapkan bisa menghilangkan stigma negatif karena selama ini mereka dianggap sampah masyarakat..

"Rutan bukan hanya tempat tahanan bagi orang-orang yang terbina, akan tetapi rutan menjadi tempat untuk memberikan kesadaran agar nantinya warga binaan yang ada dilam rutan ketika keluar menjadi orang yang lebih baik," kata H.Imron Rosyidi selaku panitia pelaksana.

Inisiator pelaksanaan kegiatan tersebut mengutarakan bahwa model pembinaan di dalam rutan ada 2, yakni model pembinaan kepribadian dan ada model pembinaan keterampiala. 

Menurut Imron, model pembinaan kepribadian ini sentuhanya adalah keagamaan (religius), maka penting, kata Imron, kegiatan semacam ini dilakukan dengan pola kegiatan hataman al-quran dan sholawatan dilaksanakan dilapas.

Kegiatan tersebut mendapatkan respon positif dari Kepala rutan kabupaten Situbondo, Alif Purnomo, ia mengapresiasi dan menyampaikan ucapan terima kasih terhadap semua pihak yang mempunyai ide untuk mengadakan kegiatan positif ini.

"Dan harapan kami yang paling utama dengan adanya kegiatan pembinaan keagamaan ini sebagai bekal bagi warga binaan ketika sudah selesai melalui proses pembinaan di Rutan Kabupaten Situbondo," katanya.

Dalam tasiyahnya, KH Faqih Ali pengsuh Pondok Pesantren Sabilal Muhtadin, menyampaikan, orang salah bukan selamanya dikatakan salah, susah mencari orang yang benar semua. rumah tahanan ini masih kecil dari pada tahan diahirat.

"Saya siap untuk hadir di rutan ini bersama sama.dengan warga binaan dalam melaksanakan shalawatan. Serta saya berharap kepada warga binaan ketika sudah keluar dari tahan ini bisa bergabung dengan kami untuk melaksanakan kegiatan shalawat demi mambangun kecintaan dihati kita kepada banginda rasul Nabi Muhammad SAW," katanya di hadapan para warga binaan. (*)

Pewarta
: Fathullah Uday
Editor
: Wahyu Nurdiyanto
Publisher
: Rizal Dani
Sumber
: TIMES Situbondo
Follow Us!
Member Of