TIMES Indonesia
Building - Inspiring - Positive Thinking
Peristiwa

FPM: Bonus Demografi Menjadikan Peran Pemuda Semakin Vital

05/02/2018 - 19:33 | Views: 4.51k
Peserta Forum Purbalingga Muda (FPM) saat mengikuti materi Generasi Milenial oleh Wildanshah di Villa Davos Desa Serang, Purbalinga (FOTO: DPD KNPI Purbalingga For TIMES Indonesia)

TIMESINDONESIA, PURBALINGGA – Ketua Panitia penyelenggara Forum Purbalingga Muda (FPM), Dhimas Agung Ramadhan, berpendapat bahwa di zaman teknologi yang tumbuh dengan sangat cepat peran pemuda justru semakin penting, apa lagi tantangan bonus demografi menjadikan peran pemuda semakin vital.

Hal itu diungkapkannya pada acara FPM dengan tema Purbalingga Milenial: Anak Muda Nahkoda Perubahan, yang diselengarakan oleh DPD KNPI Purbalingga di Villa Davos Desa Serang, Purbalingga, Jawa Tengah, pada Sabtu-Minggu (3-4/2/2018) kemarin.

"Tentunya kekuatan pemuda milenial harus memaksimalkan berkolaborasi dalam segala bidang, serta menempatkan pemuda ditempatkan di peran -peran strategis. Sehingga pemuda akan semakin siap menghadapi Bonus Demografi," kata Dhimas.

Melalui Forum Purbalingga Muda inilah, diharapkan pemuda memperoleh pencerahan dan semakin sadar akan peran dan posisinya.

Dari acara tersebut, Dhimas, meminta alumni FPM untuk membuat buku seputar pemuda dan Purbalingga yang berisi Esai peserta FPM.

"Hal itu sebagai wujud konkret, bahwa ini akan menjadi jejak dan catatan sejarah Pemuda Purbalingga," harapnya.

Setiyani Rahayu, Bendahara KNPI Purbalingga, menambahkan kekuatan pemuda milenial ada pada kolaborasi. Dan kolaborasi pemuda milenial diharapkan mampu mengangkat hal-hal yang selama ini terpinggirkan dapat diangkat ke publik, seperti mengangkat kaum difabel melalui sosial media agar masyarakat serta pemerintah memberikan tempat.

Sementara itu, salah satu Peserta FPM, Regita Permata, merasa senang dapat mengikuti FPM. 

"Selain mendapatkan materi yang bermanfaat, forum ini mempertemukan kami dengan banyak teman baru dan kami berharap forum seperti ini sering terselenggara di Purbalingga dan penyelenggaraannya semakin baik," katanya.

Selama dua hari itu, 40 peserta FPM mendapat materi Kepemimpinan, Bonus Demografi serta Tantangan Purbalingga Kedepan. Hadir sebagai pembicara, Iwan Fakhrudin dari Akademisi Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP), Mey Nurlela dari Komisioner KPU Kabupaten Purbalingga dan Wildanshah dari Komisaris Warga Muda serta Gus Basyir dari Kordinator Gusdurian Purbalingga. (*)

Jurnalis: Edi Siswanto
Editor : Wahyu Nurdiyanto
Publisher : Rizal Dani
Sumber :
Copyright © 2018 TIMES Indonesia
Top

search Search