TIMES Indonesia
Building - Inspiring - Positive Thinking
Peristiwa - Nasional

Kepala BNN RI: Penyalahgunaan Narkoba Indonesia Capai 3,37 Juta

12/07/2018 - 19:38 | Views: 4.18k
Kepala BNN RI Heru Winarko. (FOTO: Dok TIMES Indonesia)

TIMESINDONESIA, JAKARTAKepala BNN RI Heru Winarko mengungkapkan, penyalahgunaan narkoba di Indonesia sudah sangat mengkhawatirkan. Data di BNN menunjukkan angka prevalensi mencapai angka 3.376.115 orang. Angka itu berarti 1,77 persen dari total penduduk usia produktif 10-59 tahun.

"Melalui kebijakan dan kegiatan itu survei prevalensi tahun 2014 menurun yaitu dari 2,12 persen menjadi 1,77 persen pada tahun 2017," kata Heru saat memperingati puncak acara Hari Anti Narkotika Internasional 2018 di Balai Besar Rehabilitasi BNN, Lido Bogor, Kamis (12/7/2018).

Kata dia, jumlah tersangka yang ditangkap oleh Polri dan BNN pada 2017 sebanyak 64.526 orang. Sedangkan tahun 2016 sebanyak 61.748 orang. "Jumlah barang bukti yang disita juga meningkat bila dibandingkan sitaan 2017 dengan 2018 periode Januari-Juni," ungkapnya. 

Selama tahun 2017 barang yang disita 1,144 ton sabu, 858.6 kg ganja, dan 218.212 butir pil ekstasi. Sedangkan 2018 ini barang bukti yang disita 1,3 ton shabu, 31 kg ganja, dan 217.526 butir pil ekstasi. "Jumlah pengungkapan kasus meningkat, tapi jumlah penggunaannya menurun," kata Heru.

Guna menekan jumlah penyalahgunaan narkoba yang sangat besar ini, BNN pun telah menyiapkan berbagai instrumen kebijakan dan melaksanakan berbagai kegiatan.

Kegiatan yang dilakukan antara lain Program Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan Narkotika (P4N) dan alih fungsi lahan tanam. Untuk alih fungsi lahan tanam sendiri sudah dilakukan di daerah Aceh, di lahan yang dulunya digunakan untuk menanam ganja. Demikian diungkapkan Kepala BNN RI Heru Winarko. (*)

Jurnalis: Hasbullah
Editor : Deasy Mayasari
Publisher : Rizal Dani
Sumber :
Copyright © 2018 TIMES Indonesia
Top

search Search