TIMES Indonesia
Building - Inspiring - Positive Thinking
Wisata

Menikmati Danau Beratan Bedugul, Tempat Indah dan Sejuk di Akhir Pekan

23/07/2018 - 00:23 | Views: 9.04k
Susana di lokasi Mentari Danau Beratan Bedugul, Tabanan, Bali. Minggu (22/7/2018).(FOTO: Khadafi/TIMES Indonesia)

TIMESINDONESIA, TABANAN – Objek Wisata Danau Beratan di kawasan Bedugul, Desa Candikuning, Kecamatan Baturiti, Kabupaten Tabanan, Bali, menjadi salah satu wisata favorit di Pulau Dewata ini. 

Danau Beratan, memang mempunyai keindahan tersendiri. Tempat ini pun tak pernah sepi oleh para wisatawan mancanegara maupun domestik. Selain keindahan danau, juga ditambah dengan adanya Pura Ulun Danu yang berada di tepian Danau Beratan yang membuatnya semakin eksotis.

Jika berkunjung, para wisatawan juga akan merasakan udara yang sangat sejuk karena kawasan Bedugul berada pada ketinggian 1.239 meter dari permukaan laut. Tak hanya itu, selain menawarkan keindahan danau yang sangat eksotis.

Danau-Beratan-Bedugul-A.jpg

Para pengunjung yang ingin berlama-lama, bisa menghabiskan waktunya berkeliling danau dengan menggunakan perahu speed boad. Bagi yang hobi memancing tersedia juga alat menyewa pancing yang tersedia di pinggiran danau Beratan. 

Bapak Ardi (52) yang berprofesi menyewakan alat pancing di lokasi Mentari Danau Beratan, menyampaikan, untuk pengunjung kalau akhir pekan seperti sekarang ini selalu ada yang menyewa alat pancingnya. 

"Untuk menyewa alat pancing itu Rp 10.000, termasuk dengan umpannya (Cacing Tanah), dan waktunya sepuasnya dari pagi sampai sore tidak apa-apa. Kalau ikan di danau ini, ada mujair, lele, karper dan ikan tawes," ucapnya, Minggu (22/7/2018) sore.

Danau-Beratan-Bedugul-B.jpg

Ardi yang merupakan penduduk asli Desa Candikuning, Kecamatan Baturiti, Kabupaten Tabanan, juga menceritakan bahwa obyek wisata danau Beratan sudah sejak tahun 1970 mulai dikunjungi oleh wisatawan. Selain itu, wisatawan yang berkunjung ke danau Beratan selain untuk santai dan dan berfoto, banyak juga yang memancing atau menaiki speed boad untuk berkeliling danau. 

"Kalau memancing naik speed boad itu Rp 125 ribu. Kalau perahu Rp 100 ribu. Tetapi kalau bulan-bulan sekarang ini pengunjung masih kebanyakan dari domestik. Seperti  dari Denpasar, ada dari Surabaya, Jawa Tengah dan Jakarta. Kalau di bulan Agustus dan seterusnya baru banyak dari mancanegara," ujarnya. 

Sementara Miftahul Huda, salah satu pengunjung yang bermukim di Denpasar, Bali, menyampaikan bahwa dirinya memang sering berkunjung ke danau Baratan, sekedar untuk mengabiskan waktu libur.

"Tempatnya dingin, dan disini enak buat ngopi sambil memancing duduk di dermaga kayu itu. Apalagi bayar parkir itu murah. Kalau bawa mobil kita hanya banyar Rp 5.000 saja, kalau motor hanya Rp 2.000 saja," ungkapnya. 

"Kadang saya dari pagi sampai sore disini, iya sambil ngopi dan mancing menghilangkan suntuk saja. Iya suasananya yang indah dan sejuk makannya bisa lama-lama di sini," sambungnya. 

Perlu diketahui juga, untuk mencapai danau Beratan, jika para wisatawan berangkat dari kawasan Bali selatan seperti tempat wisata Kuta, maka akan di perlukan waktu tempuh sekitar 2 jam dengan perkiraan jarak tempuh kurang lebih 62 kilometer.

Namun jika berangkat dari Bali Utara seperti di tempat wisata Lovina di Kabupaten Bueleleng, Bali, maka waktu tempuh untuk mencapai kawasan Danau Beratan menjadi lebih pendek. Kurang lebih 1 jam perjalanan dengan perkiraan jarak tempuh 30 kilometer.(*)

Jurnalis: Muhammad Khadafi
Editor : Deasy Mayasari
Publisher : Sholihin Nur
Sumber : TIMES Bali
Copyright © 2018 TIMES Indonesia
Top

search Search