TIMES Indonesia
Building - Inspiring - Positive Thinking
Peristiwa - Daerah

Setahun Mampet, Ratusan Warga Demo PDAM Leces

10/08/2018 - 18:47 | Views: 4.07k
Aksi demo warga dari tiga desa di depan PDAM Leces. (FOTO: Happy L./TIMES Indonesia)

TIMESINDONESIA, PROBOLINGGO – Ratusan warga dari tiga desa di Kabupaten Probolinggo, melurug kantor Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Leces. Hal itu dipicu mampetnya air PDAM selama setahun terakhir.

Dalam orasinya, ratusan warga dari Desa Bladu Kulon, Bulu Jaran Lor dan Bulu Jaran Kidul itu mengeluhkan terkait tidak meratanya aliran air bersih untuk warga dari PDAM. Warga dari tiga desa tersebut menuntut pihak PDAM untuk melancarkan air bersih ke desa mereka.

Akibat tidak meratanya distribusi air itu, sekitar seribu lebih kepala keluarga di tiga desa merasakan dampaknya. Kesulitan air bersih. “Hal itu, sejatinya sudah sering dilaporkan ke pihak PDAM. Tapi tak pernah mendapat perhatian serius,” kata Koordinator aksi, Lukman Nulhakim (35), Jumat (10/8/2018).

Sementara itu, Kepala Manajemen Internal PDAM wilayah Leces, Gatot Wiyoto mengatakan, pihaknya menyanggupi tuntutan warga dari tiga desa tersebut. Pihaknya sudah mengajukan ke PDAM pusat terkait tuntutan warga masalah ketidaklancaran air dari PDAM.

"Sebenarnya terhambatnya aliran air bersih ke desa mereka ini karena jalur yang sulit dan hantaran air yang kurang. Yaitu untuk sekarang masih berkisar 75 sedangkan yang kami butuhkan untuk mencukupi kebutuhan warga adalah 150 hantaran air," ujarnya.

Aksi demo warga kemudian berakhir, setelah pihak manajemen PDAM Leces menyanggupi tuntutan warga. Dalam tempo yang secepatnya. Sehingga kebutuhan air bersih warga di tiga desa tersebut, bisa tersalur merata. (*)

Jurnalis: Happy L. Tuansyah
Editor : Faizal R Arief
Publisher : Rizal Dani
Sumber : TIMES Probolinggo
Copyright © 2018 TIMES Indonesia
Top

search Search