TIMES Indonesia
Building - Inspiring - Positive Thinking
Olahraga
Liga 1

Berbagi Poin, Aji Tetap Puas

10/08/2018 - 19:31 | Views: 5.06k
Gelandang Persela Diego Assis berusaha menembus rapatnya pertahanan PSM Makassar di laga pekan ke-20 Kiga 1, di Stadion Surajaya, Jumat, (10/8/2018). (FOTO: Ardiyanto/TIMES Indonesia)

TIMESINDONESIA, LAMONGAN – Gagal mengamankan poin sempurna pada pekan ke-20 Liga 1 2018, di Stadion Surajaya Kabupaten Lamongan, Jawa Timur (Jatim), tidak lantas membuat pelatih Persela LamonganAji Santoso, kecewa.

Aji merasa cukup puas dengan permainan yang ditunjukkan anak asuhnya saat berhadapan dengan PSM Makassar, di laga yang berlangsung Jumat, (10/8/2018) petang WIB.

"Pertandingan hari ini kami hanya mendapatkan poin 1, tapi secara keseluruhan cara bermain tidak ada masalah, karena anak-anak sudah main bagus,” ujar Aji saat konferensi pers setelah pertandingan.

Selebrasi-Persela-5.jpg

Hanya saja Ia cukup menyayangkan ketidaksiapan pemainnya dalam mengantisipasi skema sepak pojok yang dilakukan pemain PSM di awal babak pertama, sehingga membuat Persela tertinggal lebih dulu.

"Gol yang dicetak PSM karena anak-anak tidak siap untuk mengantisipasi bola dari samping, padahal bukan berawal dari serangan yang tersusun rapi, tapi alhamdulillah kita bisa membalas,” katanya.

BACA JUGA: Persela Dipaksa Berbagi Poin oleh PSM

Lebih lanjut Aji mengaku, sempat dibuat terkejut dengan skema yang diterapkan pelatih PSM, Robert Rene Albert, yang cenderung menggunakan strategi bertahan.

Selebrasi-Persela-6.jpg

"Hanya saja saya sedikit terkejut dengan cara bermain PSM yang selama dilatih coach Robert Rene Albert tidak pernah bermain bertahan, dan baru melawan Persela ini mereka bermain bertahan,” ucapnya.

Strategi yang diperagakan PSM itu diakui Aji, membuat para penggawa Laskar Joko Tingkir, kesulitan untuk menembus pertahanan Juku Eja, julukan PSM.

Bahkan, upaya Persela Lamongan mengoptimalkan serangan dari sisi sayap agar dapat membongkar rapatnya pertahanan PSM di babak kedua, tak juga tidak membuahkan hasil. "Dan sebenarnya itu sudah dilakukan dengan cukup baik, tapi PSM benar-benar tidak mau keluar, sehingga sulit kita tembus,” tutur Aji Santoso. (*)

Jurnalis: MFA Rohmatillah
Editor : Faizal R Arief
Publisher : Rizal Dani
Sumber : TIMES Lamongan
Copyright © 2018 TIMES Indonesia
Top

search Search