TIMES Indonesia
Building - Inspiring - Positive Thinking
Ketahanan Informasi
Ketahanan Informasi Nasional

Cinta Lingkungan, ini yang Dilakukan SMANIK Purbalingga

10/08/2018 - 22:55 | Views: 15.78k
Salah satu anggota OSIS SMANIK sedang menimbang berat sampah yang akan dijual, Kutasari, Purbalingga (FOTO: AJP/TIMES Indonesia)

TIMESINDONESIA, PURBALINGGA – Siswa-siswi SMAN 1 Kutasari (SMANIK) Purbalingga Jawa Tengah beserta guru menggelar gerakan Jumat bersih dengan mengumpulan sampah, Jumat (10/08/18).

Amar siswa Smanik bersama OSIS, akan terus konsisten mengelola sampah. "Pada kegiatan ini saya mendapatkan ilmu baru tentang bagaimana cara mengelola sampah dengan baik. Mulai dari persiapan, mengambil sampah, memilah sampah, menjual sampah, sampai memanfaatkan sampah sebagai pergerkan peduli lingkungan," ucapnya.

Sementara itu Waka Kesiswaan, Riyanti, mengatakan Kegiatan memungut sampah  akan terus dilaksanakan dan dibudayakan di lingkungan sekolah.

OSIS-SMANIK-2.jpg

“Kami akan memonitoring kegiatan kesiswaan terkait pengelolan sampah, tindak lanjut akhirnya akan tebentuk karakter peduli sampah," kata Riyanti.

Menurutnya, dengan kegitan mengumpulkan, memilah, dan menjual sampah akan muncul kebudayaan peduli sampah sehingga kesadaran untuk lingkungan bersih dan sehat akan menjadi budaya bagi para peserta didik nantinya.

Untuk itu lanjutnya, terus berupaya melakukan program-program yang mendukung visi SMANIK, sekolah yang berwawasan lingkungan.

Ditambahkan oleh Bambang, selaku direktur Bank Sampah Cinta Bumi, ia memberikan apresiasi kepada seluruh elemen warga sekolah, dengan semangat semua peserta didik SMANIK yang telah mengikuti kegiatan pungut sampah dengan maksimal.

OSIS-SMANIK-3.jpg

Bank Sampah Cinta Bumi menjalakan program sesuai dengan nota Dinas Pendidikan dan Kebudayaan provinsi Jawa Tengah. Yang isinya dalam rangka lingkungan hidup sedunia sekolah untuk mengadakan kegiatan memungut sampah plastik di lingkungan.

"Smanik menyikapi dengan kegiatan memungut sampah serentak," ucapnya.

Ia juga menambahkan kegiatan pungut sampah juga sejalan dengan anjuran DLH (Dinas Lingkungan Hidup kabupaten Purbalingga dalam rangka HUT RI ke 73 tentang penyelenggaraan GERSOS (Gerakan Sodaqoh Sampah).

Sampah yang terkumpul pada Gersos tersebut akan dijual dan digunakan untuk membangun RTLH (Rumah Tangga Layak Huni) di Kabupaten Purbalingga.

Ia berharap sekolah lain dapat mencontoh langkah SMANIK Purbalingga dalam menjaga lingkungan dengan mengumpulkan sampah. Sehingga Purbalingga semakin bersih, indah dan sehat. (*)

Penulis: Aji Dwi Pratikno (CR-060)
Editor : AJP-5 Editor Team
Publisher : Rizal Dani
Sumber :
Copyright © 2018 TIMES Indonesia
Top

search Search