TIMES Indonesia
Building - Inspiring - Positive Thinking
Pendidikan

Dinas Telusuri Dugaan Suap PPDB 2018 SMAN 1 Glenmore

15/08/2018 - 16:23 | Views: 7.12k
ILUSTRASI PPDB. (FOTO: Istimewa)

TIMESINDONESIA, BANYUWANGI – Dugaan suap PPDB 2018 di SMAN 1 Glenmore, langsung direspon Cabang Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur, Kabupaten Banyuwangi. Lembaga pemerintah yang menaungi jenjang pendidikan lanjutan atas ini kini sedang melakukan penelusuran. Baik diinternal SMAN 1 Glenmore, wali murid maupun masyarakat.

"Kabar ini sangat mengagetkan," ucap Kepala Cabang Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur, Kabupaten Banyuwangi, Istu Handono, Rabu (15/8/2018).

Seperti diketahui, isu dugaan suap dalam proses PPDB 2018 di SMAN 1 Glenmore, memang cukup santer belakangan. Yang beredar, kala itu minimal NEM siswa pendaftar yang diterima 23 koma sekian. Tapi ada sejumlah siswa pendaftar bisa masuk dengan mulus meski NEM hanya 20 koma sekian. 

Dan disinyalir itu bukan melalui jalur kearifan lokal atau pondok pesantren. Melainkan dari kalangan siswa pendaftar yang sebelumnya tidak diterima.

Yang paling miris, dalam praktik ini diduga ada suap atau transaksi dengan nominal jutaan rupiah.

"Nominal jutaan rupiah itu yang membuat kaget, karena kita sudah berkali-kali mengingatkan tidak boleh ada pungutan, setiap kali sosialisasi kita juga selalu menyampaikan kepada kepala sekolah untuk menghindari gratifikasi," ungkap Istu.

Selama penelusuran, lanjutnya, jika terbukti ada praktik suap atau gratifikasi dalam PPDB 2018 di SMAN 1 Glenmore, sebagai langkah awal pihak Cabang Dinas akan mengambil langkah kekeluargaan. Terutama dengan wali murid. 

"Akan tetapi pihak dinas juga mengimbau kepada wali murid, jika anak tidak memenuhi syarat, jangan memaksakan masuk, agar tidak terjadi transaksional dan timbul gratifikasi," tegasnya.

Istu menjelaskan, di SMAN 1 Glenmore, memang terdapat siswa dengan NEM di bawah rata-rata. Itu adalah kuota untuk pondok pesantren, sebanyak 20 persen. "Dan itu gratis, kalau pakai duit, itu akan menjadi masukan untuk saya," katanya.

Demi meminimalisir praktik suap dalam proses PPDB 2018 di SMAN 1 Glenmore, Cabang Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur, Kabupaten Banyuwangi, mengimbau agar masyarakat tidak ragu melapor atau menyampaikan bukti. "Kalau ada data kami mohon diberi, agar bisa sebagai bahan evaluasi dan klarifikasi," pungkasnya. (*)

Jurnalis: Syamsul Arifin
Editor : Faizal R Arief
Publisher : Lucky Setyo Hendrawan
Sumber : TIMES Banyuwangi
Copyright © 2018 TIMES Indonesia
Top

search Search