TIMES Indonesia
Building - Inspiring - Positive Thinking
Ketahanan Informasi
Ketahanan Informasi Ekonomi

Klaim Penagihan RSUD Sumenep Tak Kunjung Dibayar, ini Penjelasan BPJS

13/09/2018 - 13:15 | Views: 14.54k
Direktur RSUD Sumenep , dr. Fitril. (FOTO: AJP/TIMES Indonesia)

TIMESINDONESIA, SUMENEP – Pihak RSUD (Rumah Sakit Umum Daerah) Sumenep Jawa Timur mengaku kecewa karena klaim penagihan ke BPJS tahun 2018 selalu ditolak dengan alasan yang tidak rasional. 

"Klaim (ke BPJS) di tahun 2018 ini sudah di setorkan mulai Februari, tapi dikembalikan, dengan alasan sistem baru berlaku bulan Mei. Ayo siapa yang tidak peggel (kesal, Red)," ujar dr Fitril Akbar, Direktur RSUD Sumenep saat ditemui TIMES Indonesia (timesindonesia.co.id) diruang kerjanya, Rabu (12/9/2018).

bpjs-sumenep-2.jpg bpjs-sumenep.jpg

Hal senada juga disampaikan Arman bagian Humas RSUD saat mendanpingi dr Fitri. "Klaim Januari kami ajukan bulan Februari dan Februari kami ajukan klaim pada Maret. Setelah sampai Maret BPJS bilang ganti skema, ganti sistem. Karena yang punya uang itu sana (BPJS), ya otomatis kami ngikuti. Jadi memang kesepakatannya seperti itu, kami ikuti," tambah Arman.

Di tempat terpisah Endang Lilis, Kepala BPJS Sumenep saat dikonfirmasi menjelaskan hal itu disesuaikan dengan perjanjian penagihan pada setiap bulannya.

"Sesuai dengan perjanjian penagihannya itu, setiap bulannya paling lambat tanggal 10 bulan berikutnya. kalau tidak menagih bagaimana kita bisa membayar," jelas Endang Lilis.

RSUD Sumenep Jawa Timur akan terus menagih klaim yang harus dibayarkan oleh BPJS. Hal itu dilakukan agar pelayanan pada pasien dapat terus berjalan. (*)

Penulis: Erwan Sugiyanto
Editor : AJP-5 Editor Team
Publisher : Lucky Setyo Hendrawan
Sumber :
Copyright © 2018 TIMES Indonesia
Top

search Search