TIMES Indonesia
Building - Inspiring - Positive Thinking
Peristiwa - Daerah

Api di Gunung Lawu Padam, Belum Semua Jalur Pendakian Dibuka

14/09/2018 - 19:47 | Views: 5.90k
Pintu masuk Gunung Lawu dari arah Cemorosewu. (FOTO: MK Adinygroho/TIMES Indonesia)

TIMESINDONESIA, MAGETANKebakaran hutan di lereng Gunung Lawu perbatasan Jawa Timur dan Jawa Tengah, dinyatakan sudah padam. Namun, hingga Jumat ini (14/9/2018),  belum seluruh jalur pendakian dibuka.

Diketahui, kebakaran melanda kawasan hutan dipetak 41, terjadi sejak Minggu sore (9/9/2018). Lokasi tersebut masuk pada wilayah Kecamatan Jogorogo, Kabupaten Ngawi, Jawa Timur. Selain itu, juga terdapat disekitar pos 5 jalur pendakian Cetho, wilayah Karanganyar Jawa Tengah.

"Diperkirakan mulai padam pada Rabu siang kemarin (12/9/2018)," ujar Kepala Seksi Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Magetan, Feri Yoga Saputra kepada TIMES Indonesia (timesindonesia.co.id), Jumat (14/9/2018).

Feri mengungkapkan pintu pendakian jalur Cemoro Sewu Magetan, hingga Jumat ini belum dibuka dikarenakan belum ada surat resmi dari Perhutani. Selain itu, guna memastikan api benar-benar sudah padam.

"Kemarin jalur pendakian melalui pintu Cemorokandang Jawa Tengah sudah dibuka, tetapi kalau untuk pintu pendakian Cemoro Sewu Jawa Timur masih ditutup untuk sementara waktu hingga situasi kondusif," jelasnya.

Menurutnya, hingga saat ini tim gabungan terus berjaga-jaga disekitar kawasan jalur pendakian. Lantaran, untuk menghalau para pendaki yang tetap nekat untuk melakukan pendakian."Walaupun sudah padam, tetapi masih waspada," tegasnya.

Sementara itu, puluhan pendaki yang sempat bertahan di sejumlah kawasan di Gunung Lawu, dipastikan segera turun. Hal itu, mengingat batas waktu izin mendaki saat registrasi awal beberapa hari yang lalu sudah menjelang batas akhir.

"Mereka melakukan pendakian sebelum ada informasi kebakaran serta berasal dari daerah Boyolali dan Rembang, dalam hal ini tim gabungan terus melakukan pemantauan dan himbauan kepada para pendaki tersebut sehingga dapat segera turun," ucapnya. (*)

Jurnalis: MK Adinugroho Syaifullah
Editor : Wahyu Nurdiyanto
Publisher : Lucky Setyo Hendrawan
Sumber : TIMES Magetan
Copyright © 2018 TIMES Indonesia
Top

search Search