TIMES Indonesia
Building - Inspiring - Positive Thinking
Peristiwa - Daerah

BMKG: Badai "Mangkhut" Berlalu, Waspadai Musim Hujan

20/09/2018 - 23:17 | Views: 7.87k
BMKG meminta masyarakat mewaspadai terjadinya hujan lebat menyusul berakhirnya badai tropis mangkhut. (FOTO: sindonews.com)

TIMESINDONESIA, JAKARTA – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Pusat meminta masyarakat tetap waspada dengan berakhirnya atau meluruhnya Badai Tropis "Mangkhut" beberapa hari lalu.

Menurut Deputi Bidang Meteorologi BMKG, Mulyono R. Prabowo,  efek berlalunya badai tersebut menyebabkan perubahan pola cuaca di wilayah Indonesia. Ini ditandai dengan melemahnya aktivitas aliran masa udara kering dari Australia dan menjauh dari wilayah Indonesia.

Dalam siaran persnya Kamis (20/9/2018), Prabowo menyebut adanya pola sirkulasi siklonik di sekitar Laut Cina Selatan, peningkatan kelembapan udara yang basah di lapisan atmosfer pada ketinggian sekitar 1500 dan 3000 meter, serta belokan arah angin dan perlambatan kecepatan angin pada lapisan atmosfer bagian bawah (sekitar 1000 meter) itu, akan mengakibatkan pembentukan dan pertumbuhan awan hujan di sejumlah wilayah Indonesia.

Kondisi dinamis atmosfer tersebut, lanjutnya, dapat meningkatkan potensi hujan lebat disertai kilat atau petir dan angin kencang di beberapa wilayah Indonesia dalam periode 3 hari ke depan (20 - 22 September 2018), antara lain :

     - Aceh
     - Riau
     - Kep. Riau
     - Sumatera Barat
     - Jambi
     - Sumatera Selatan
     - Bangka Belitung
     - Lampung
     - Banten
     - DKI Jakarta
     - Jawa Barat
     - Jawa Tengah
     - Jawa Timur
     - Kalimantan Barat
     - Kalimantan Tengah
     - Kalimantan Utara
     - Papua

Sedangkan potensi gelombang tinggi 2.5 hingga 4.0 meter,diperkirakan dapat terjadi di Perairan Barat Kep. Mentawai, Perairan Enggano – Bengkulu, Perairan Barat Lampung, Samudera Hindia Barat Aceh Hingga Lampung, Selat Sunda Bagian Selatan, Perairan Selatan P. Jawa Hingga P. Sumbawa, Selat Bali - Lombok - Alas Bagian Selatan, Samudera Hindia Selatan Jawa Hingga NTB.

Lebih lanjut, Prabowo mengimbau kepada masyarakat agar tetap waspada dan berhati-hati terhadap dampak yang dapat ditimbulkan seperti banjir, tanah longsor, banjir bandang, genangan, puting beliung, angin kencang, pohon tumbang dan jalan licin.

Karenanya, dia meminta masyarakat  waspada terhadap potensi adanya peningkatan potensi hujan di sebagian wilayah Indonesia. (*)

Jurnalis: Abdul Muis
Editor : Wahyu Nurdiyanto
Publisher : Sholihin Nur
Sumber : TIMES Surabaya
Copyright © 2018 TIMES Indonesia
Top

search Search