TIMES Indonesia
Building - Inspiring - Positive Thinking
Peristiwa - Nasional

Menhan RI Ajak Negara Peserta Pameran Indo Defence 2018 Kerjasama Hadapi Teroris

08/11/2018 - 21:41 | Views: 7.74k
Menhan RI, Ryamizard Ryacudu sempat menjajal alusista di Kementerian Perdagangan hari kedua Indo Defence 2018 siang tadi. (FOTO: Istimewa)

TIMESINDONESIA, JAKARTAMenteri Pertahanan RI, Ryamizard Ryacudu, mengajak negara peserta Indo Defence Expo and Forum 2018 untuk bekerjasama menghadapi teroris. Kerjasama bisa dilakukan secara bilateral dan multilateral, intensif, konstruktif dan konkrit.

"Karena tidak ada satupun negara di dunia ini yang bisa menangani masalah terorisme sendiri-sendiri," katanya saat menjadi pembicara kunci dalam seminar tentang “Ensuring Regional Stability Through Cooperation on Counter Terroris” pada hari kedua Indo Defence Expo and Forum 2018di JIExpo Kemayoran, Kamis (8/11/2018).

Selain Menteri Pertahanan RI, ada pula pembicara Delfin H.E Negrillo Lorenzana dari Secretary of National Defence Republic of Philippines yang berbicara tentang Establish Maritime Domain Awareness and Maritime Security to Counter Terrorism, serta H.E. Lubomir Metnar, Minister of Defence and Armed Forces of the Czech Republic yang berbicara tentang Technology Innovation to Counter Terrorism.

Dalam seminar yang dimoderatori Prof. Dr. Yanyan Mochamad Yani, profesor di bidang Hubungan Internasional Universitas Padjajaran Bandung ini, Menteri Pertahanan RI menegaskan, bahea implementasi konkrit dan komprehensif bentuk kerjasama tersebut diantaranya adalah kerjasama antar lembaga pertahanan dan keamanan, pertukaran informasi dan intelijen serta kolaborasi militer antar negara pada level strategis, operasional dan taktis.

"Kita tidak bisa memberikan celah sedikitpun kepada kelompok teroris dan radikal untuk berkembang dan mengambil inisiatif serangan terlebih dahulu di seluruh kawasan. Karena itu pertemuan dalam forum bisnis ini menjadi sangat penting di tengah upaya untuk mencari format dan platform kerjasama kolektif yang efektif baik yang bersifat strategis maupun operasional," kata Menhan. 

Sekretaris Pertahanan Philippina juga mengungkapkan hal yang sama. Bahwa untuk menjaga keamanan regional perlu adanya sebuah platform kerjasama antar negara di kawasan diantaranya dengan membentuk kerjasama keamanan trilateral di laut Sulu antara Indonesia dan Malaysia.

Tadi siang, Menteri Pertahanan RI,  Ryamizard Riyacudu, juga melakukan kunjungan ke berbagai stand di Hall B diantaranya ke Kementerian Perdagangan RI dan menjajal senjata yang dipamerkan di stand Kementerian Perdagangan. (*)

Jurnalis: Widodo Irianto
Editor : Yatimul Ainun
Publisher : Lucky Setyo Hendrawan
Sumber :
Copyright © 2018 TIMES Indonesia
Top

search Search