TIMES Indonesia
Building - Inspiring - Positive Thinking
Kesehatan

Telat Makan Bisa Sebabkan Diabetes, Mengapa?

19/11/2018 - 01:33 | Views: 11.01k
Ilustrasi - Telat makan (Foto: kulina)

TIMESINDONESIA, JAKARTATelat makan bisa menimbulkan dampak buruk untuk kesehatan tubuh. Telah banyak penelitian yang membuktikan bahwa telat makan bisa menyebabkan datangnya berbagai macam penyakit seperti obesitas dan diabetes.

Dilansir dari Dokter Sehat, kebiasaan telat makan bisa berpengaruh besar pada kondisi berat badan. Padahal, kondisi obesitas atau indeks massa tubuh yang tinggi terkait erat dengan diabetes tipe 2. Selain itu, telat makan juga bisa menyebabkan kekacauan gula darah. Sebagaimana kita ketahui, gula darah yang tidak terkontrol adalah salah satu penyebab utama dari diabetes.

Profesor Sirimon Reutrakul dari College of Medicine yang ada di University of Illinois, Chicago, Amerika Serikat mengungkapkan bahaya dari kebiasaan terlambat makan. Ia menegaskan berubahnya jam biologis tubuh yang mengendalikan berbagai sistem dan jaringan yang ada di dalam tubuh.

Akibat dari pergeseran jam biologis ini, maka sistem metabolisme tubuh, termasuk metabolisme energi juga mengalami perubahan. Kondisi ini berimbas buruk bagi respons insulin tubuh.

Sebagai informasi, insulin adalah sejenis hormon yang diproduksi oleh pankreas yang ditujukan untuk membantu sel-sel mengambil sekaligus memanfaatkan gula darah sebagai sumber energi. Sayangnya, karena terjadi perubahan jam biologis, pankreas mengalami kewalahan dalam memproduksi insulin dan akhirnya memicu datangnya hiperglikemia, kondisi kadar gula darah yang sudah jauh lebih tinggi normal. Jika sampai gula darah ini sudah tidak bisa lagi dikendalikan, maka besar kemungkinan diabetes akan menyerang.

Melihat adanya fakta ini, akan jauh lebih baik jika kita tidak telat makan, baik itu di pagi, siang, atau malam hari. Dengan makan tepat waktu, Anda bisa membantu jam biologis tubuh tetap dalam kondisi yang normal sekaligus bisa mencegah datangnya diabetes. (*)

Jurnalis:
Editor : Deasy Mayasari
Publisher : Sholihin Nur
Sumber :
Copyright © 2018 TIMES Indonesia
Top

search Search