TIMES Indonesia
Building - Inspiring - Positive Thinking
Peristiwa - Daerah

Bintang Puspayoga Salurkan Bantuan dan Gali Kebutuhan Masyarakat di Sulteng

06/12/2018 - 21:52 | Views: 4.03k
Penasehat Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kementerian Koperasi dan UKM, Bintang Puspayoga (FOTO: Ali For Times Indonesia)

TIMESINDONESIA, SURABAYA – Penasehat Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kementerian Koperasi dan UKM, Bintang Puspayoga turun langsung ke sejumlah lokasi pasca-bencana di Palu, Sigi, dan Donggala, Sulawesi Tengah (Sulteng) guna menyalurkan bantuan kepada masyarakat terdampak bencana gempa, tsunami, dan likuifaksi. Selain itu, dia juga menggali berbagai hal yang dibutuhkan masyarakat untuk membangun kembali perekonomian di Sulteng.

"Kami turun langsung ke lapangan pasca-gempa untuk fokus melihat apa yang dibutuhkan masyarakat Sulawesi Tengah secara umum," kata Bintang Puspayoga melalui pesan tertulis yang diterima TIMES Indonesia (timesindonesia.co.id), Kamis (6/12/2018).

Bintang yang juga Ketua Bidang Manajemen Usaha Dekranas itu menyalurkan sejumlah bantuan kepada keluarga ASN di lingkungan Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Sulawesi Tengah.

Bantuan dalam berbagai bentuk itu datang dari dana yang terkumpul dari bakti sosial keluarga besar Kementerian Koperasi dan UKM untuk keluarga korban bencana. 

Tercatat di Kota Palu, ada beberapa ASN yang menjadi korban bencana khususnya rumahnya rusak berat serta ada satu anak ASN yang sampai saat ini hilang.

Bantuan diserahkan kepada 35 keluarga. Bintang kemudian melanjutkan kunjungan ke Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Sigi yang terletak di Sidera, Sigi Biromaru, Kabupaten Sigi.

Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Sigi Muhamad Irwan Lapata, S.Sos., M.Si. mengatakan pihaknya membutuhkan bantuan dan perhatian dari Pemerintah Pusat untuk membangkitkan kembali perekonomian masyarakat setempat.

"Kami mengajukan pengembangan sentra UKM, pelatihan kewirausahaan, vokasional, sampai usulan bantuan peralatan penunjang yang akan sangat bermanfaat bagi pelaku UKM di Sigi," katanya.

Pihaknya sendiri sampi saat ini masih mendata para pelaku UMKM dan usahanya yang terkena dampak langsung bencana yang terjadi pada 28 September 2018 itu.

Menurut dia, dari data itulah baru kemudian dapat ditindaklanjuti langkah-langkah bantuan yang dapat diberikan.

Bintang Puspayoga menambahkan, langkah sigap dan cepat yang dilakukan Pemkab Sigi layak untuk diapresiasi. Ia menegaskan bahwa sudah selayaknya pemerintah memprioritaskan pembangunan kembali daerah pasca-bencana.

Ia mengatakan, Kementerian Koperasi dan UKM bersama Dekranas siap mendukung pengembangan kembali perekonomian pasca-bencana.

"Kita harapkan masyarakat Sigi bisa menjadi wirausaha sosial artinya potensia yang ada di daerah itulah yang dikembangkan," katanya.

Ia pun berpesan agar masyarakat segera bangkit dan tidak terus-menerus meratapi musibah yang sudah terjadi.

Pada kesempatan itu, Bintang Puspayoga juga mengunjungi beberapa anak yang mengikuti program trauma healing di Kabupaten Donggala.

Bertempat di Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Donggala, Bintang berinteraksi dan berdialog singkat dengan beberapa anak-anak yang sudah kembali ceria pasca bencana. Dia juga sempat bernyanyi bersama dan memberikan bantuan peralatan sekolah.

Tak hanya itu saja, Bintang juga menyosialisasikan berbagai program yang bisa diterapkan di Kabupaten Donggala yang merupakan program sinergi antara Kementerian Koperasi dan UKM dengan Dekranas.

"Kami turun ke lapangan ini bukan sekadar memberikan bantuan tapi menggali persoalan di lapangan sehingga bisa diketahui apa yang dibutuhkan masyarakat untuk mengatasi masalah yang terjadi di lapangan," katanya.

Misalnya saja, ketika masyarakat membutuhkan pelatihan, maka perlu diketahui pelatihan yang paling sesuai dengan potensi daerah setempat.

Bintang Puspayoga berharap masyarakat di Sulteng bisa segera bangkit dari keterpurukan dan kembali membangun perekonomian wilayahnya agar pulih bahkan lebih baik. (*)

Jurnalis: Alfi Dimyati
Editor : Faizal R Arief
Publisher : Sholihin Nur
Sumber : TIMES Jakarta
Copyright © 2018 TIMES Indonesia
Top

search Search