TIMES Indonesia
Building - Inspiring - Positive Thinking
Peristiwa - Daerah
KH Buchori Amin Wafat

KH Buchori Amin Wafat Saat Ceramah, Diduga Serangan Jantung

15/12/2018 - 18:27 | Views: 110.11k
KH Buchori Aminwafat saat ceramah agama dalam acara Maulid Nabi Muhammad SAW, di Pondok Pesantren Al-Ishlahiyah, Singosari, Kabupaten Malang (Grafis: TIMES Indonesia)

TIMESINDONESIA, MALANG – Warga Nahdlatul Ulama Kabupaten Malang kehilangan tokoh kharismatik, KH Buchori Amin, yang menjabat Wakil Ketua Rais Suriyah PCNU Kabupaten Malang. Mendiang wafat saat ceramah agama dalam acara Maulid Nabi Muhammamd SAW, di Ponpes Al Ishlahiyah, Singosari, Kabupaten Malang, Jawa Timur. Diduga akibat serangan jantung.

Kiai Buchori wafat pada pukul 14.30 WIB, saat dalam kedaan ceramah agama, di saat duduk di atas kursi diatas pentas di Ponpes Al-Ishlahiyah, Singosari.

Acara tersebut dihadiri ribuan jemaah dan santri di Ponpes tersebut. Acara Maulid Nabi Muhammad SAW bertema “Nabi Muhammad Teladan Sejati”.

Menurut keterangan Fathul Wahab, Ketua Panitia Maulid Nabi di Ponpes Al Ishlahiyah, saat dihubungi TIMES Indonesia, belum 30 menit ceramah, Kiai Buchori sudah pingsan diatas kursi di panggung.

“Beliau Mauidhah belum ada 30 menit, kemudian mik yang dipegangnya terjatuh. Kemudian dibawa ke Klinik Rawat Inap Muslimat Singosari,” katanya.

Almarhum Kiai Buchori Amin katanya Fathul Wahab, dinyatakan wafat ketika masih di acara. “Saat itu kebetulan ada wali santri yang perawat, sudah mengecek kondisi Kiai Buchori dan sudah dalam kondisi meninggal dunia,” katanya.

“Menurut keterangan dokter di Klinik Rawat Inap Fatayat, beliau meninggal karena serangan jantung,” kata Fathul Wahab.

Jenazah Kiai Buchori akan dimakamkan di kediamannya di Desa Druju, Kecamatan Sumbermanjing Wetan, Kabupaten Malang. “Akan di makamkan di kediamannya pukul 18.00 WIB,” akunya.

Ketua PCNU Kabupaten Malang, dr Umar Usman, mengaku sangat kehilangan sosok KH Buchori Amin yang tegas dan menjadi teladan bagi warga NU. “PCNU Kabupaten Malang sangat kehilangan ulama kharismatik,” katanya. (*)

Jurnalis: Widodo Irianto
Editor : Yatimul Ainun
Publisher : Lucky Setyo Hendrawan
Sumber : TIMES Malang
Copyright © 2018 TIMES Indonesia
Loading...
Top

search Search