TIMES Indonesia
Building - Inspiring - Positive Thinking
Peristiwa - Daerah

Tak Ada Perayaan Tahun Baru di Surabaya, Risma: Masih Ikut Berduka

26/12/2018 - 14:35 | Views: 114.16k
Wali kota Surabaya, Tri Rismaharini. (FOTO: Dok. TIMES Indonesia)

TIMESINDONESIA, SURABAYA – Menjelang pergantian tahun, Wali Kota Surabaya, Tri Rismaharini, mengimbau kepada seluruh masyarakat Kota Surabaya untuk tidak melakukan perayaan Tahun Baru dengan cara berlebihan atau hura-hura. Karena Surabaya masih ikut berduka atas bencana Tsunami Selat Sunda.

Wali Kota dua periode ini lebih menginginkan masyarakat Surabaya untuk menyumbangkan sebagaian rejekinya untuk para korban bencana yang lebih membutuhkan. "Mengingat masih banyak saudara-saudara kita yang menjadi korban bencana," katanya.

Risma berharap jika ada rejeki yang berlebih untuk disumbangkan kepada korban bencana. "Selain itu, masih banyak anak-anak yatim yang ditinggalkan orang tuanya," katanya, ditemui media di Balai Kota Surabaya, Rabu (26/12/2018).

Risma juga mengungkapkan, pada perayaan tahun baru kali ini, Pemkot Surabaya tidak akan menyediakan tempat untuk perayaan tahun baru. Dia lebih memilih untuk melakukan pergantian tahun dengan melakukan doa bersama.

"Tidak ada Car Freenight untuk perayaan malam tahun baru. Kita berkonsentrasi untuk berjaga dibeberapa tempat ibadah dan juga di fasilitas-fasilitas umum lainnya. Kalau saya ada kan itu berarti kita harus siapkan petugas yang full disitu. Sekali lagi  tidak akan ada hura-hura. Makanya kita akan doa bersama saja," akunya.

Berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, Wali Kota Surabaya, Tri Rismaharini, tidak akan menggelar perayaan Tahun Baru. Melainkan akan melakukan doa bersama, mengingat masih banyak korban Tsunami Selat Sunda yang masih butuh bantuan dan pertolong serta yang berduka. (*)

Jurnalis: Nasrullah
Editor : Yatimul Ainun
Publisher : Rochmat Shobirin
Sumber : TIMES Surabaya
Copyright © 2018 TIMES Indonesia
Loading...
Top

search Search