TIMES Indonesia
Building - Inspiring - Positive Thinking
Pendidikan

Program Beasiswa ke Luar Negeri, Rektor UNU NTB Beri Masukan Gubernur Zulkieflimansyah

03/01/2019 - 12:36 | Views: 31.53k
Baiq Muliyanah, Rektor Universitas Nahdlatul Ulama (UNU) Nusa Tenggara Barat. (FOTO: Anugrah Dany/TIMES Indonesia)

TIMESINDONESIA, MATARAMRektor UNU NTB (Universitas Nahdlatul Ulama Nusa Tenggara Barat) Baiq Muliyanah, mengapresiasi langkah Gubernur Zulkieflimansyah dalam program beasiswa ke luar negeri untuk anak muda berprestasi di NTB. Namun, ia juga memberi beberapa masukan agar program pembagian beasiswa itu dapat sukses dan tepat sasaran.

"Jangan hanya mengirim mahasiswa belajar ke luar negeri, benahi juga dari hulu. Benahi pendidikan dasar dan menengah, karena kalau kita benahi pendidikan dasar dan menengah, maka akses bisa dinikmati semua," katanya di Mataram, Rabu (2/1/2018).

Menurut Muliyanah, kondisi sekolah tingkat menengah saat ini di NTB masih banyak yang belum memiliki laboratorium bahasa asing. Mengingat untuk mengembangkan kemampuan bahasa asing kepada mahasiswa yang mendapat program beasiswa keluar negeri, laboratorium tersebut sangat dibutuhkan.

“Saya pikir pemerintah juga perlu memperhatikan soal SDM (Sumber Daya Manusia). Kita harus memiliki sarana prasarana yang memadai jika ingin menghasilkan generasi yang berkualitas, seperti misalnya laboratorium bahasa asing untuk menjembatani siswa yang akan membekali diri dengan bahasa," ujarnya. 

Selain itu, Muliyanah juga menyampaikan agar selepas bersekolah di luar negeri, putra-putri daerah tidak dilepas begitu saja di Jakarta. 

Menurut dia, para mahasiswa yang telah menuntaskan kuliah program beasiswa keluar negeri itu diberikan akses untuk mengabdi di daerahnya.

“Ini bukan apa apa. Tapi karena ada anggaran APBD yang dipakai setidaknya mereka harus berkontribusi untuk daerah juga. Meski tujuan Pak Gubernur ingin jadi orang besar di tingkat nasional, tetapi perlu dipikirkan bahwa mereka menggunakan APBD,” tandasnya.

Lebih jauh, Muliyanah menambahkan agar program beasiswa ke luar negeri tersebut dapat diketahui oleh banyak pihak khususnya generasi muda NTB yang berprestasi, sehingga dapat tepat sasaran. 

"Pemprov NTB dalam hal ini pak Gubernur Zulkieflimansyah juga harus memberikan informasi secara transparan (program beasiswa ke luar negeri), sehingga dapat diakses masyarakat seluas-luasnya, termasuk saat proses seleksi penerimaan mahasiswa yang akan dikirim ke luar negeri. Mau ke Polandia, Ceko, China atau kemana saja silakan," kata Baiq Muliyanah, Rektor UNU NTB(*)

Jurnalis: Anugrah Dany Septono
Editor : Ferry Agusta Satrio
Publisher : Rizal Dani
Sumber : TIMES Mataram
Copyright © 2019 TIMES Indonesia
Loading...
Top

search Search