TIMES Indonesia
Building - Inspiring - Positive Thinking
Ketahanan Informasi

KKN UMG di Kecamatan Panceng dan Solokuro, Mengusung Spirit Sociopreneur

11/01/2019 - 16:30 | Views: 12.46k
Pembukaan KKN Tematik di Pendopo Kecamatan Panceng, Kabupaten Gresik, Jumat, (11/1/2019). (FOTO: Humas UMG - Abdurrahman Faris/AJP TIMES Indonesia)

TIMESINDONESIA, GRESIK – Sebanyak 214 mahasiswa Universitas Muhammadiyah Gresik (UMG) menyatakan kesiapannya mengembangkan spirit sociopreneur saat menjalani Kuliah Kerja Nyata (KKN) tahun 2019 ini.

“Sociopreneurship menuju masyarakat mandiri menjadi terobosan menjadi tema yang diangkat. Karena desa yang disinggahi menjadi daerah yang warganya menjadi TKI, sehingga sociopreneur harapannya bisa mengalir di masyarakat desa,” ucap Kepala (Ka) LPM Awang Wicaksono, Jumat, (11/1/2019).

TIMES-Indonesia-KKN-UMG-di-Kecamatan-Panceng-dan-Solokuro-2.jpg

Menurutnya, berbagai program sudah dirancang mahasiswa KKN UMG dan siap dimplementasikan ke desa-desa di Kabupaten Gresik dan Lamongan, yang menjadi lokasi singgah dan pengabdian masyarakat selama 40 hari untuk KKN Reguler dan 3 bulan untuk KKN Tematik.

“Mahasiswa harus berlatih dan menyalurkan ide kreatifnya untuk pembangunan desa, jadi tidak sekedar teoritis tapi juga apkikatif keilmuan yang akan dirasakan masyarakat,” kata Awang.

Untuk di ketahui, Sociopreneur adalah usaha atau bisnis yang tidak hanya mengambil keuntungan semata, karena di dalamnya terdapat unsur-unsur sosial.

“Usaha yang tidak bertujuan untuk memperkaya diri sendiri ini berkontribusi dalam kesejahteraan banyak orang,” ujarnya.

Awang membeberkan, jenis-jenis usaha sociopreneur sangat beragam. Mulai dari lingkungan, kesehatan, hingga pendidikan. Hal ini tergantung orang yang melakukannya. Biasanya mereka akan memulai dari hal yang paling disukainya.

“Sociopreneur cocok dikembangkan, karena sifat masyarakat Indonesia yang terkenal suka menolong sesama. Nilai sosial yang melekat dalam kehidupan sehari-hari merupakan modal dasar dari tumbuhnya wirausaha yang berbasis sosial di Tanah Air Indonesia,” tuur Dosen Psikologi ini.

Di tempat yang sama, Camat Panceng, Dwi Purbo Wahyono, menyampaikan rasa terima kasih atas kepercayaan dari UMG yang menempatkan mahasiswanya untuk menjalani KKN di Kecamatan Panceng.

“Potensi daerah kami sangat banyak, dan belum bisa maksimal mudah-mudahan menjadi maksimal dengan kehadiran kawan-kawan di sini,” katanya saat sambutan penerimaan peserta KKN UMG, di Pendopo Kecamatan Panceng.

Untuk memaksimalkan potensi di wilayah Kecamatan Panceng, Ia meminga koordinasi apik selalu terjalin antara peserta KKN UMG dan pihaknya.

“Kami siap bersinergi dengan kawan-kawan dalam pengembangan program KKN,” tutur Dwi. Ia pun berharap, mahasiswa peserta KKN, kerasan dan mampu membaur dengan masyarakat.

Sekadar di ketahui, penerimaan peserta KKN UMG pada awal tahun 2019 yang mengusung tema sociopreneur ini dihadiri Dosen Pembina Lapangan (DPL), Muspika, kepala desa dan perangkat desa yang akan menjadi sasaran pelaksanaan KKN. (*)

Penulis: Abdurrahman Faris (CR-094)
Editor : AJP-4 Editor Team
Publisher : Lucky Setyo Hendrawan
Sumber :
Copyright © 2019 TIMES Indonesia
Loading...
Top

search Search