TIMES Indonesia
Building - Inspiring - Positive Thinking
Politik

Polemik Partai Golkar NTT, Dewan Pertimbangan Sepakat Islah

11/01/2019 - 19:26 | Views: 32.96k
ilustrasi Golkar (FOTO: Istimewa)

TIMESINDONESIA, KUPANGPolemik yang terjadi di Partai Golkar Provinsi NTT terkait pencopotan ketua DPD II Partai Golkar Kabupaten Sumba Timur Gidion Mbilijora dan sekretarisnya Robert Riwu oleh ketua DPD Partai Golkar NTT Melki Laka Lena berakhir damai. Ini setelah Dewan Pertimbangan (Wantim) DPD I Partai Golkar NTT sepakat islah.

Ketua Dewan Pertimbangan (Wantim) DPD I Partai Golkar NTT Felix Bulu Jumat (11/1) mengatakan,   Dewan Pertimbangan DPD I Partai Golkar NTT segera merespon polemik yang terjadi antara DPD I Golkar NTT dan DPD II Golkar, Kabupaten Sumba Timur.

“Persoalan yang terjadi di Partai Golkar NTT, kami langsung menggelar rapat pleno yang dihadiri pengurus DPD I Golkar NTT, para senior Golkar dan DPD II Kupang serta dihadiri ketua pemenangan pemilu NTT Josef Nae Soi yang juga wakil Gubernur NTT,” kata Felix.

Menurutnya, Partai Golkar memiliki semangat yang sama untuk berjuang memenangkan pemilu pada April mendatang untuk kepentingan organisasi

Untuk itu, islah dilakukan karena organisasi mengedepankan semangat yang ada didalam Anggaran Dasar (AD) dan Anggaran Rumah Tangga (ART).

“Jadi tidak ada persoalan antara Meki Laka Lena dan Gidion Mbilijora namun ini urusan organisasi yang hirarkis,” ungkapnya.

Felix menjelaskan, berdasarkan surat keputusan pemberhentian sementara Gidion Mbilijora dan sekretarisnya akan ada Pelaksana Tugas (Plt) yang ditunjuk untuk turun ke Sumba Timur. Plt ini akan didampingi para pengurus dan senior Golkar NTT untuk melakukan pendekatan dan membangun komunikasi dengan seluruh pengurus DPD II Kabupaten Sumba Timur.

“Kita inginkan adanya komunikasi yang baik untuk menyampaikan isi hati masing-masing pihak agar semangat menuju penyelesaian internal tetap solid,” ucapnya. (*)

Jurnalis: Moh Habibudin
Editor : Wahyu Nurdiyanto
Publisher : Lucky Setyo Hendrawan
Sumber : TIMES Sumba
Copyright © 2019 TIMES Indonesia
Loading...
Top

search Search