TIMES Indonesia
Building - Inspiring - Positive Thinking
Kesehatan

Waspadai Tujuh Tanda Gangguan Tiroid Parah

16/01/2019 - 04:18 | Views: 11.63k
ILUSTRASI (FOTO: gumawo.com)

TIMESINDONESIA, JAKARTAKelenjar tiroid punya fungsi penting dalam tubuh manusia. Fungsinya adalah penghasil hormon tiroid, yang tugasnya menjaga fungsi banyak organ tubuh seperti saluran cerna, otot dan tulang, detak jantung, hingga suasana hati. Sayangnya, kelenjar tiroid bisa terganggu. Ada tanda-tanda yang menjadi indikasi bahwa gangguan tiroid yang Anda alami tergolong cukup parah.

Lantas, apa saja tanda-tanda bahwa gangguan tiroid yang terjadi sudah parah? Berikut ulasannya dilansir dari Hello Sehat.

1. Siklus haid tidak teratur

Tiroid memengaruhi aktivitas hormon lainnya dalam tubuh, termasuk hormon reproduktif. Ini dapat mengakibatkan haid tidak teratur, begitu juga dengan darah haid yang terlalu banyak atau sedikit. Pada beberapa kasus, bahkan haid bisa berhenti dan atau bermasalah dengan infertilitas.

2. Berat badan berubah secara drastis

Waspadai penurunan atau kenaikan berat badan secara signifikan. Metabolisme adalah efek dari hormon tiroid yang paling banyak dikenal. Tiroid yang terlalu aktif bisa menjadikan tubuh mengalami katabolisme, yang dapat membuat seseorang kehilangan otot.

3. Rambut rontok

Studi di jurnal “Australasian Journal of Dermatology” menunjukkan bahwa alopecia areata, yaitu kebotakan hanya pada di titik-titik tertentu di kepala, berkaitan dengan gangguan tiroid. Dari 78 partisipan studi, 24 persen mengalami fungsi tiroid abnormal, yang secara signifikan lebih tinggi dibanding tingkat disfungsi tiroid pada populasi general.

Terlalu banyak atau terlalu sedikit hormon tiroid dapat membuat folikel rambut lemah sehingga mengakibatkan kerontokan rambut. Namun, kondisi ini sifatnya sementara. Rambut akan tumbuh lagi setelah kadar tiroid kembali normal.

4. Perubahan gerakan usus

Jika Anda jarang atau justru bolak-balik ke toilet, bisa jadi penyebabnya adalah kurang makan sayur atau keracunan makanan. Meski Anda tak secara otomatis mengaitkan masalah saluran cerna dengan tiroid, hormon tersebut juga dapat berperan. Baik memperlambat maupun mempercepat kerja saluran pencernaan Anda.

Hormon tiroid yang terlalu sedikit bisa mengakibatkan konstipasi, sedangkan terlalu banyak hormon tiroid bisa bikin diare.

5. Jantung berdebar

Jantung juga memiliki reseptor tiroid. Hormon tiroid yang terlalu aktif dapat meningkatkan sistem tubuh, termasuk jantung. Saat level hormon tiroid terlalu banyak, ini berdampak pada jantung dan seseorang mungkin mengalami gejala seperti jantung berdebar atau peningkatan detak jantung. Selain itu, Anda mungkin juga sering merasa gelisah.

6. Merasa sedih atau cemas

Hormon tiroid yang kurang aktif bisa tumpang tinding dengan depresi. Mengingat hormon tiroid yang terlalu sedikit bisa memperlambat sistem tubuh, ini dapat menampakkan gejala depresi.

Menurut studi dari “BMC Psychiatry”, autoimunitas tiroid berkaitan dengan kecemasan atau gangguan mood. Meski tak jelas penyebabnya, tapi banyak studi yang mengatakan bahwa hormon tiroid dapat memengaruhi kadar serotonin—kimia otak yang memberikan rasa senang. Di sisi lain, tiroid yang overaktif dan sistem yang terlalu “antusias” dapat menyebabkan gejala kecemasan.

7. Kelelahan teramat sangat

Semua orang bisa merasa lelah. Namun, ketika tiroid mengalami malfungsi dan memompa terlalu sedikit hormon, Anda akan merasa seperti selalu membutuhkan tidur siang. Ini terjadi karena hormon tiroid memengaruhi keseimbangan energi di seluruh tubuh.

Sebuah studi tahun 2012 yang dipublikasikan di “European Journal of Endocrinology” menemukan, individu dengan hipotiroidisme akan mengalami tingkat kelelahan fisik dan mental lebih tinggi, tingkat motivasi lebih rendah, serta berkurangnya aktivitas.

Apabila terdeteksi tanda-tanda Anda terkena gangguan tiroid, dokter akan melakukan pemeriksaan dan menyarankan beberapa pemeriksaan laboratorium untuk cek kadar hormon tiroid di dalam darah. Beberapa pemeriksaan lain juga dapat dilakukan, misalnya ultrasonografi tiroid, pindai tiroid dengan iodin radioaktif, biopsi tiroid, dan pemeriksaan lain yang disesuaikan dengan kebutuhan tiap penderita.

Gejala gangguan tiroid bisa dikatakan sangat luas dan tidak spesifik, sehingga sering kali menyebabkan keterlambatan diagnosis. Karenanya, jika Anda mengalami satu atau beberapa tanda disebutkan di atas dan ini membuat Anda khawatir, jalan terbaik adalah konsultasi dengan dokter. Bisa jadi Anda mengalami gangguan kelenjar tiroid yang cukup parah dan perlu penanganan segera. (*)

Jurnalis:
Editor : Deasy Mayasari
Publisher : Lucky Setyo Hendrawan
Sumber : Hello Sehat
Copyright © 2019 TIMES Indonesia
Loading...
Top

search Search