TIMES Indonesia
Building - Inspiring - Positive Thinking
Ekonomi

Dapat Anggaran Rp 2,75 M, KONI Banyuwangi Khawatir Tak Bisa Ikut Porprov

18/01/2019 - 13:29 | Views: 5.17k
Sekretaris Umum KONI Banyuwangi, Mukayin. (FOTO : Agung Sedana/ TIMES Banyuwangi)

TIMESINDONESIA, BANYUWANGIKONI Banyuwangi merasa dana yang dialokasikan Pemerintah Banyuwangi sebesar RP 2,7 miliar masih kurang. Akibatnya atlet dari semua cabang olahraga (cabor) terindikasi gagal ikuti Porprov 2019.

Hal itu disampaikan sekretaris umum KONI Banyuwangi, Mukayin, Jumat (18/1/2019). ia memaparkan minimnya alokasi anggaran yang digelontorkan oleh Pemerintah Kabupaten Banyuwangi membuat pihaknya harus menggelar rapat internal bersama semua Cabor. Dari hasil rapat disepakati bahwa anggaran sebesar 2,75 milyar tersebut secara keseluruhan diberikan kepada Cabor untuk pembinaan atlet.

Di lain sisi hal tersebut berarti para atlet dari seluruh cabang olahraga di Banyuwangi tidak akan ambil bagian dalam ajang multi event Pekan Olahraga Raya Provinsi Jawa Timur 2019.

Namun KONI sendiri masih memberikan kesempatan kepada semua Cabor untuk memutuskan keikutsertaan pada Porprov 2019 nanti. Pihaknya meminta kepada Cabor yang hendak mengikuti Porprov harus melaporkan daftar kelas dan nomor yang diikuti, karena pendaftaran akan dilakukan secara komulatif oleh KONI.

"Kita tidak mau ambil resiko memaksakan dana 2,75 miliar tersebut dibagi untuk pembinaan dan ikut serta Porprov, ditakutkan nanti tidak match dengan prestasi yang diperoleh," pungkasnya.

Tentunya hal ini yang menjadi pengungkit prahara di KONI Banyuwangi. Dana pembinaan yang semula melimpah ruah mencapai Rp 5 miliar lebih, namun kini terpangkas dan memaksa atlet Banyuwangi absen pada perhelatan Porprov 2019. (*)

Jurnalis: Agung Sedana (MG-61)
Editor : Deasy Mayasari
Publisher : Rochmat Shobirin
Sumber : TIMES Banyuwangi
Copyright © 2019 TIMES Indonesia
Loading...
Top

search Search