TIMES Indonesia
Building - Inspiring - Positive Thinking
Ketahanan Informasi
Ketahanan Informasi Desa

Cegah Hama Wereng, Kodim 0824 Jember Pelopori Penanaman Bunga di Sawah

18/01/2019 - 13:38 | Views: 9.08k
Danramil 0824/12 Kapten Inf Hosnan Bersama Muspikan, Anggota dan masyarakat saay melakukan penanaman Refugia. (FOTO: AJP/TIMES Indonesia)

my_location Fokus Berita

Ketahanan Informasi Desa

TIMESINDONESIA, JEMBER – Koramil Kaliwates Kodim 0824 Jember gencar meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan. Salah satunya terus berupaya menghindarkan tanaman padi dari serangan hama wereng dengan tanaman refugia.

Tanaman Refugia terdiri dari bunga warna warni. Tanaman ini sangat dianjurkan ditanam di setiap pematang sawah. Langkah ini seperti yang dilakukan Danramil 0824/12 Kaliwates Kapten Inf Hosnan bersama 8 orang anggotanya.

Selain itu ada Camat Kaliwates Gatot Triono, Kapolsek Kaliwates Kompol Supadi bersama Petugas Pengendali Organisme Penyerang Tanaman (POPT) Kaliwates Sujono, Petugas Penyuluh Lapang (PPL) Mangli Yuli Andriani, PPL Se Kec Kaliwates, Kec patrang, Kec. Sumbersari  dan Ketua Kelompok Tani Tanjung-2 Haryono dengan 25 orang anggotanya yang melaksanakan penanaman refugia bersama-sama pada Jumat (18/01/2019).

kodim-penanaman-Refugia2.jpg

Menurut Haryono, ketua Kelompok Tani Tanjung-2, penanaman bunga Refugia ini sebagai bentuk antisipasi agar tanaman padi anggota Pok Tani Tanjung 2 ini terlindung dari serangan hama wereng. Sebab, usia tanaman sudah memasuki 3 bulan sehingga sangat riskan sekali.

"Kita juga berterima kasih kepada Pak Danramil Kaliwates yang menginisiasi dilakukan penanaman ini melalui Karya Bakti TNI. Begitu juga kepada Pak Camat dan Pak kapolsek yang juga turut hadir membantu penanaman refugia ini, semoga benar-benar dapat melindungi tanaman padi kami dari berbagai hambatan dan nantinya bisa panen dengan hasil yang maksimal,'' ujar Haryono.

kodim-penanaman-Refugia3.jpg

Komandan Kodim 0824 Jember Letkol Inf Arif Munawar menyampaikan apresiasinya kepada Muspika Kaliwates yang begitu kompak melaksanakan kegiatan penanaman refugia tersebut. "Kita sangat mendukung penanggulangan hama tanaman padi menggunakan cara yang alami seperti ini tentunya akan mengurangi pemanfaatan bahan kimia. Sehingga hasil panennya nanti lebih sehat dikonsumsi, apalagi kalau kesemua pengolahannya menggunakan bahan organik tentu saja akan lebih mahal harga padinya nanti,'' ujarnya. (*)

Penulis: Siswandi (CR-125)
Editor : AJP-1 Editor Team
Publisher : Sofyan Saqi Futaki
Sumber :
Copyright © 2019 TIMES Indonesia
Loading...
Top

search Search