TIMES Indonesia
Building - Inspiring - Positive Thinking
Peristiwa - Nasional

Hari Gizi Nasional ke-59: Membangun Gizi Bangsa

18/01/2019 - 16:41 | Views: 166.84k
Dirjen Kesehatan Masyarakat, Dr. Kirana Pritasari, MQIH (FOTO: Ivan Iskandaria/TIMES Indomesia)

TIMESINDONESIA, JAKARTA – Peringatan Hari Gizi Nasional (HGN) ke-59 harus dijadikan sebagai momentum meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya peran keluarga. Selain itu, perlu menggalang kepedulian dan meningkatkan komitmen dari berbagai pihak dalam membangun gizi bangsa.  

Hari Gizi Nasional ke-59 tahun 2019 mengangkat sub-tema “Keluarga Sadar Gizi, Indonesia Sehat dan Produktif” dengan Slogan “Gizi Seimbang, Prestasi Gemilang”.

Puncak peringatan HGN ke-59 dilaksanakan melalui workshop pada tanggal 25 Januari 2018 di Kementerian Kesehatan RI. Acara tersebut akan dihadiri oleh lintas program, lintas sektor, mitra pemerintahan, organisasi profesi, organisasi sosial kemasyarakatan, dunia usaha dan media massa, disertai dengan pameran gizi dan kesehatan, serta bazar sayur dan buah di lingkungan Kementerian Kesehatan.

Pada acara puncak workshop Hari Gizi Nasional akan diluncurkan beberapa dokumen, yakni :

1.    EAT Lancet Report, dengan judul “Our Food in the Anthropocene: Healthy Diets from Sustainable Food Systems”, adalah upaya pertama dunia untuk menetapkan target ilmiah untuk diet yang sehat dan produksi pangan berkelanjutan serta merupakan langkah penting yang akan mendukung pencapaian SDGs dan Perjanjian Paris.

Laporan ini akan dipublikasi dalam Jurnal Lancet pada 16 Januari 2019. EAT akan mendiseminasikan publikasi ini kepada media di London dan peluncuran secara resmi di 5 kota besar yaitu : Oslo, New York City, Jakarta, Melbourne, dan Addis Ababa.

2.    Buku Sejarah Gizi Nasional, berisi informasi tentang awal mula sejarah perkembangan gizi di Indonesia dan perkembangan upaya program perbaikan gizi dari masa ke masa.

3.    Prosiding WNPG Bidang I, berisi hasil Widyakarya Nasional Pangan dan Gizi Bidang 1: Peningkatan Gizi Masyarakat yang telah dilaksanakan pada tanggal 3-4 Juli 2018.

Selain launching, juga akan dilakanakan panel yang menyajikan informasi terkini tentang strategi penanggulangan stunting, penggunaan angka kecukupan gizi, upaya pengentasa daerah rawan pangan, strategi penanggulangan stunting, upaya peningkatan konsumsi ikan di Indonesia, pemberian makan bayi dan anak (PMBA) pada situasi darurat, dan juga penerapan kampung literasi dan edukasi gizi seimbang di Desa Tamansari Kabupaten Bogor. (*)

Jurnalis: Ivan Iskandaria (MG-69)
Editor : Wahyu Nurdiyanto
Publisher : Rizal Dani
Sumber :
Copyright © 2019 TIMES Indonesia
Loading...
Top

search Search