TIMES Indonesia
Building - Inspiring - Positive Thinking
Peristiwa - Daerah

Gubernur Anies: Kerusuhan PKL dan Satpol PP Akibat Salah Tafsir Masyarakat

21/01/2019 - 14:03 | Views: 150.51k
Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan (FOTO: Rizki Amana/TIMES Indonesia)

TIMESINDONESIA, JAKARTA – Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan angkat bicara terkait kerusuhan yang terjadi antara Pedagang Kaki Lima (PKL) dengan Satpol PP di Jatibaru Raya, Tanah Abang pada Kamis, 17 Januari 2019 lalu. 

Gubernur Anies menjelaskan kerusuhan tersebut akibat dari salah penafsiran para pedagang terhadap tugas yang diemban Satpol PP dalam menjaga ketertiban lokasi berdagang dititik-titik tertentu. 

"Jakarta ini kita harus menyadari begitu banyak orang yang tertib, tapi juga banyak yang tidak tertib. Karena itu perlu ditertibkan. Tapi banyak sekali yang kita hadapi di lapangan, seringkali yang ditertibkan lebih galak dari pada yang mau menertibkan," ucap Gubernur Anies di kawasan Balaikota Jakarta, Jakarta Pusat, Senin (21/1/2019).

"Nah, sayangnya kalau kemudian ada proses penertiban, biasanya yang disalahkan adalah yang menertibkan," sambungnya.

Lebih lanjut, Gubernur Anies menegaskan akan terus melakukan penertiban demi terciptanya suasana kota Jakarta yang lebih kondusif terutama penertiban PKL yang membuka lapaknya ditrotoar. 

Gubernur Anies juga mengharapkan agar masyarakat lebih dapat mendengarkan himbauan petugas untuk menghindari gesekan yang terjadi. 

"Penertiban akan jalan terus, dan kita akan lakukan dengan profesional dan kita berharap masyarakat juga memberikan apresiasi kepada mereka (petugas) yang bekerja dilapangan ini. Jangan sampai kita, siapapun yang lebih lemah meski melanggar itu boleh jangan gitu," harap Gubernur Anies. 

Sebelumnya, bentrokan terjadi antara PKL dengan petugas Satpol PP  dalam penertiban lapak dagangan di Jalan Jatibaru Raya, Tanah Abang. Bentrokan dipicu akibat para pedagang yang menolak lapaknya ditertibkan oleh para petugas. (*)

Jurnalis: Rizki Amana
Editor : Wahyu Nurdiyanto
Publisher : Sofyan Saqi Futaki
Sumber : TIMES Jakarta
Copyright © 2019 TIMES Indonesia
Loading...
Top

search Search