TIMES Indonesia
Building - Inspiring - Positive Thinking
Olahraga

Jadi Korban Penusukan, M Zaky Pebalap Road Race Asal Bondowoso Meninggal

16/02/2019 - 08:56 | Views: 60.22k
M Zaky Pembalap Road Race Asal Bondowoso yang meninggal karena menjadi korban penusukan (FOTO: Istimewa)

TIMESINDONESIA, BONDOWOSOPebalap Nasional Road Race, M Zaky (24) asal Desa Ramban Kulon, Kecamatan Cermee, Bondowoso, Jawa Timur, meninggal setelah menjadi korban penusukan.

Kasat Reskrim Polres Bondowoso, AKP Jamal membenarkan peristiwa ini.

"Betul telah terjadi penganiayaan yang mengakibatkan korban meninggal dunia. TKP di Desa Tapen, Kecamatan Tapen Kabupaten Bondowoso," katanya, Sabtu (16/2/2019).

Jaman menjelaskan, peristiwa ini berawal saat Zaky melakukan setting motor balap di jalan raya. Nahas, saat melakukan setting, Zaky justru menemui masalah.

Saat melakukan setting motor, Zaky bersenggolan dengan orang. Dari senggolan tersebut, terjadilah pertengkaran. Hingga akhirnya, Zaky ditusuk oleh orang tersebut.

Zaky sempat dilarikan ke rumah sakit, namun nyawanya tak tertolong dan meninggal dunia dalam perjalanan RS Bhayangkara.

Kasat Reskrim Polres Bondowoso, AKP Jamal menambahkan, polisi masih melakukan penyelidikan dan masih melakukan olah tempat kejadian dan memeriksa beberapa saksi.

"Untuk motif pelaku penganiayaan masih pemeriksaan saksi di TKP," jelasnya.

Pantauan di lapangan, keluarga korban, terlihat histeris di depan IGD RS Bhayangkara. Setelah mengetahui Zaky meninggal dunia akibat dianiaya.

M. Zaky adalah pebalap bertalenta yang pernah berlaga di Asia Road Racing Championship (ARRC) 2015 di kelas Asia Production (AP) 250 cc. Informasinya, Zaky sedang mempersiapkan diri untuk mengikuti balapan pada akhir pekan ini, 16-17 Februari di Kediri. Zaky akan tampil di lomba FDR Geonerations Road Race 2019 di Sirkuit GOR Jayabaya, Kediri.

Mulai orang tua, saudara dan beberapa anggota keluarga lain tak kuasa menahan tangis mendapati fakta nyawa pebalap road race, M Zaky (24) asal Bondowoso Jawa Timur itu, tidak bisa ditolong lagi, karena luka tusuk yang dialaminya cukup serius. (*)

Jurnalis: Moh Bahri
Editor : Wahyu Nurdiyanto
Publisher : Lucky Setyo Hendrawan
Sumber : TIMES Bondowoso
Copyright © 2019 TIMES Indonesia
Loading...
Top

search Search