TIMES Indonesia
Building - Inspiring - Positive Thinking
Ketahanan Informasi

Punya Usaha Sablon, Anak Punk Mataram Diapresiasi Warga

16/02/2019 - 02:45 | Views: 12.91k
Anak Punk Saat Berjualan di area Taman Budaya Nusa Tenggara Barat. (FOTO: AJP/TIMES Indonesia)

TIMESINDONESIA, MATARAM – Stigma anak punk yang menyeramkan tak bisa lepas dari pandangan masyarakat. Ya, dengan penampilan yang tak biasa itu, anak punk selalu dinilai negatif. Namun dengan anak punk Mataram, mereka justru mendapat pujian.

Anak punk di Mataram memiliki usaha yang mulai naik daun. Usaha itu berupa usaha sablon yang menyediakan t-shirt, topi, jaket, tas dan lainnya.

anak-punk-mataram2.jpg

Ami dan kedua kawannya Ziak,Lintang, Awan Potal adalah anak punk yang ingin merubah nasib. Belum lama dirintis, kini usahanya diapresiasi oleh warga Mataram.

Bahkan mereka kini berani membuka lapak di Taman Budaya Nusa Tenggara Barat.

"Kami ingin mandiri, lebih baik saya berjualan ketimbang saya nyopet atau ngejambret," ungkap Ami saat diwawancara di lapaknya depan Taman Budaya.

Cerita mereka bahwa pendapatanya tidak pasti, kadang dalam satu bulan barang mereka tidak laku, namun mereka tetap istiqomah dengan usahanya.

Hebatnya, mereka selalu menyisihkan pendapatan mereka untuk kegiatan sosial.

Anak punk ini bercita-cita ingin mempunyai brand sendiri dan mengajak anak Punk lainnya bergabung untuk membuka usaha.
"Ingin buat brand sendiri, sablon sendiri, dan mengajak anak punk Mataram lainnya untuk melakukan hal positif, " tambah Ami. (*)

Penulis:
Editor : AJP-5 Editor Team
Publisher : Sofyan Saqi Futaki
Sumber :
Copyright © 2019 TIMES Indonesia
Loading...
Top

search Search