TIMES Indonesia
Building - Inspiring - Positive Thinking
Gaya Hidup

Awas, Jenis Kanker Ini Rentan Dialami Pria

19/02/2019 - 05:22 | Views: 34.01k
Ilustrasi kanker paru-paru. (FOTO: bolastylo.bolasport)

TIMESINDONESIA, JAKARTAKanker masih terus menjadi penyakit yang menyebabkan kematian terbanyak nomor 2 di dunia. Kanker dapat dialami siapa saja, baik pria maupun wanita. Namun, ada beberapa jenis kanker yang secara spesifik lebih rentan terjadi pada pria. Apa saja?

1. Kanker paru

Menurut World Cancer Research Fund, kanker paru merupakan jenis kanker terbanyak yang dialami oleh pria di seluruh dunia. Kasusnya mencapai 15,5 persen dari seluruh kasus baru pada penyakit kanker di tahun 2018.

Terkait gejala, kanker paru umumnya tidak menunjukkan gejala dan tanda pada tahap awal. Gejala baru terjadi hingga memasuki perjalanan penyakit yang lebih lanjut. Beberapa gejala dan tanda yang patut diwaspadai adalah batuk yang tidak kunjung sembuh, batuk berdarah, sesak napas, nyeri dada, suara serak, nyeri tulang, dan penurunan berat badan secara drastis tanpa sebab jelas.

2. Kanker prostat

Menurut World Cancer Research Fund, kasus baru kanker prostat di seluruh dunia mencapai sekitar 1,2 juta pada tahun 2018. Hal tersebut membuat penyakit ini menempati urutan kedua sebagai jenis kanker tertinggi yang terjadi pada pria.

Serupa dengan kanker paru, gejala dan tanda pada kanker prostat baru terlihat pada perjalanan penyakit yang sudah lebih lanjut. Gejala dan tanda yang dapat muncul berupa buang air kecil lebih sering, pancaran air kencing lemah, sulit memulai buang air kecil, darah dalam cairan semen, dan gangguan ejakulasi.

3. Kanker usus besar

Beberapa penelitian membuktikan bahwa kanker usus besar lebih rentan dialami oleh pria dibandingkan wanita. Menurut World Cancer Research Fund, jumlah kasus kanker usus besar menempati nomor tiga terbanyak untuk jenis kanker pada pria di seluruh dunia. Jumlah kasus baru mencapai sekitar 1 juta pada tahun 2018.

Pada kebanyakan kasus, belum jelas apa penyebab sebenarnya dari kanker usus besar. Para pakar menduga bahwa penyakit tersebut didasari oleh adanya gangguan materi genetik dalam sel usus besar.

Adapun beberapa gejala dan tanda dari kanker usus besar yang patut diwaspadai, yaitu perubahan pola buang air besar lebih dari 1 bulan (diare atau konstipasi), buang air besar berdarah, perut kembung, nyeri perut, sensasi buang air besar tidak puas, dan penurunan berat badan tanpa sebab yang jelas.

Agar terhindar dari berbagai jenis kanker di atas, Anda bisa mengubha pola hidup menjadi lebih sehat. Sebelum menyerang, ada baiknya Anda melakukan upaya pencegahan dan deteksi dini dengan melakukan pemeriksaan kesehatan secara berkala. (*)

Jurnalis:
Editor : Deasy Mayasari
Publisher : Rizal Dani
Sumber :
Copyright © 2019 TIMES Indonesia
Loading...
Top

search Search