TIMES Indonesia
Building - Inspiring - Positive Thinking
Pendidikan

BEM IAIN Jember Respon Suasana Tegang Pilpres dengan Dialog Kebangsan

19/02/2019 - 14:17 | Views: 13.37k
Suasana dialog kebangsaan di IAIN Jember. (FOTO: Ahmad Taufiq)

TIMESINDONESIA, JEMBER – Badan Eksekutif Mahasiswa-Institut (BEM-I ), IAIN Jember mengadakan dialog kebangsaan dengan tema "Demokrasi Inonesia, Demokrasi Galau" Selasa (19/2/2019). Diskusi ini bertempat di gedung serbaguna lantai 3 kampus IAIN Jember.

Acara yang mendapuk Drs. H. M. Imam Aziz selaku ketua PBNU, Ir. Bondan Gunawan Menteri Sekretaris Negara Era Presiden Gusdur dan KH. Ayyub Syaiful Rizal selaku ketua Persada Agung sebagai pemateri ini menyuguhkan pandangan tentang bagaimana bersikap disaat memanasnya suasana pemilihan presiden RI 2019 saat ini.

Pihak BEM IAIN Jember yang diwakili oleh Presiden Mahasiswa Muhammad Yusuf dalam sambutannya mengatakan, acara ini didedikasikan untuk mahaiswa dan masyarakat agar mampu menjadi pribadi yang cerdas menaggapi pilpres 2019.

"1998 mahasiswa melahirkan sejarah baru era orde baru masa pemerintahan soeharto, yang mengeksekusi kepemerintahan nya dengan aksi besar-besaran, karena pada saat itu Indonesia terancam mati dari segi ekonomi dan sosialnya.sehingga membunuh karakter bangsa, atas dasar sejarah itulah kami mencoba untuk kembali menyadarkan bahwa kita punya peran masing-masing untuk membuat bangsa ini terarah," ucapnya.

Yusuf menambahkan, BEM IAIN Jember bahwa agenda besar yang pertama kali diselenggarakan oleh BEM-I IAIN Jember, dan belum dilaksanakan di kampus Jawa timur lain ini memang menitik beratkan pada penyegaran pikiran kembali tentang Pilpres 2019 ini.

"Acara ini merupakan respon dari temen-teman BEM terhadap carut marutnya demokrasi indonesia hari ini yang mempertunjukkan politik yang tidak mendidik. Sehingga kami merasa butuh pemahaman kembali terkait pemaknaan demokrasi versi Gus Dur selaku pelaku sejarah terbentuknya Fordem (Forum Demokrasi). Maka dari itu  Ir. Bondan Gunawan dipilih karena beliau adalah salah satu dari sekian banyak karib dari Gus Dur. Biografi beliau yang seorang nasionalis dan satu-satunya nya menteri yang mengundurkan diri dari jabatannya," papar M Ma'sum Mahfudi selaku Menteri Sekretaris Kabinet BEM IAIN Jember.

Selain itu pihak BEM juga menyampaikan bahwa terlalu sering adanya perbedaan pendapat dari dua kubu calon presiden inilah yang membuat mahasiswa dan masyarakat butuh akan pandangan tokoh-tokoh bangsa.

Salah satu peserta dari acara ini, yakni Chaerudin Mahasiswa Fakultas Dakwah Prodi Pengembangan Masyarakat Islma IAIN Jember menyampaikan bahwa lewat acara ini dirinya bisa mendapat keputusan untuk bertindak. "Dari acara ini, saya mampu menangkap pesan bahwa intinya generasi sekarang harus bisa menampilkan hal-hal  yang baru, bukan menjadi pengikut. (*)

Jurnalis: Nur Aini Masruroh (MG-72)
Editor : Wahyu Nurdiyanto
Publisher : Rochmat Shobirin
Sumber : TIMES Jember
Copyright © 2019 TIMES Indonesia
Loading...
Top

search Search