TIMES Indonesia
Building - Inspiring - Positive Thinking
Peristiwa - Nasional

Ratusan Hektar Lahan di Riau Terbakar

19/02/2019 - 16:27 | Views: 10.73k
Petugas sedang melakukan pemadaman kebakaran lahan di Riau. (FOTO: Humas BNPB)

TIMESINDONESIA, RIAU – Sepanjang tahun 2019, ratusan hektar lahandi Provinsi Riau telah terbakar. Sejak Januari hingga 18 Februari 2019, BNPB (Badan Nasional Penanggulangan Bencana) mencatat kebakaran lahan mencapai 843 hektare (ha).

Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB, Sutopo Purwo Nugroho merinci, sebaran dari kebakaran lahan tersebut adalah 117 hektare (ha) di Kabupaten Rokan Hilir, 43,5 ha di Dumai 43,5 ha, 627 ha di Bengkalis, 20,2 ha di Meranti, 5 ha di Siak, 14 ha di Kampar, dan 16 ha di Kota Pekanbaru.

Ia menjelaskan, saat ini Riau memasuki musim kemarau tahap pertama hingga pertengahan Maret. Selanjutnya musim kemarau tahap kedua selama Juni hingga Oktober. "Setiap musim kemarau, ancaman kebakaran hutan dan lahan meningkat," ujarnya, Selasa (19/2/2019).

Meskipun musim kemarau tahap pertama, kata dia, intensitas ancaman kebakaran hutan dan lahan tidak sebesar pada tahap kedua. Namun jika tidak diantisipasi dapat menyebabkan kebakaran hutan dan lahan meluas.

Kebakaran lahan yang terjadi di Riau ini telah menyebabkan beberapa daerah terkepung asap, meskipun intensitas, sebaran dan durasi tidak lama.

Saat ini, kata Sutopo, kebakaran hutan dan lahan yang terjadi di Provinsi Riau, khususnya di Bengkalis, Rokan Hilir dan Dumai. Sebagian besar terjadi di lahan gambut milik masyarakat dengan jenis tanaman semak belukar.

"Penyebab kebakaran lahan adalah disengaja untuk pembukaan lahan perkebunan dan pertanian," terangnya.

Kebakaran lahan telah menyebabkan beberapa daerah terkepung asap, meskipun intensitas, sebaran  dan durasi tidak lama.

Hingga kini, aparat gabungan bersama masyarakat terus melakukan pencegahan dan pemadaman kebakaran lahan di Riau. (*)

Jurnalis: Ferry Agusta Satrio
Editor : Ferry Agusta Satrio
Publisher : Rizal Dani
Sumber :
Copyright © 2019 TIMES Indonesia
Loading...
Top

search Search